Sabtu, 02 Mei  2009

P R O P E R T I

No.  6180

 
Arsip Berita SH
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Politik
Hukum
Ekonomi & Bisnis
Uang & Efek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Jabotabek
Hiburan
KesRa
Opini
Mandiri
Wisata
Eureka
Hotel, Cafe & Resto
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Profil
Telekomunikasi&IT
UKM
WiraUsaha Sosial
Lain-lain
   
Pemasangan Iklan
Tentang SH

 


 

 

 

 

Perizinan Rusunami Stagnan



Oleh
Ellen Piri

Jakarta – Real Estate Indonesia (REI) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menghentikan penyegelan terhadap sejumlah proyek rumah susun sederhana milik (rusunami) di Jakarta.

Pasalnya, tindakan tersebut menimbulkan kondisi yang tidak kondusif terhadap pasar rusunami di samping potensi kerugian yang dialami pengembang. Wakil Ketua Bidang Rumah Susun DPP REI M Nawir menyatakan hal tersebut kepada SH, Sabtu (2/5).
Hingga saat ini, terdapat enam proyek rusunami yang harus disegel karena terkendala perizinan, yakni rusunami Kalibata Residence, East Park Residence milik PT Citra Sarana Persada, Kebagusan City milik PT Perdana Gapuraprima Tbk, Gading Nias Residence milik PT Tiara Metro Jaya, rusunami Pancoran Riverside yang digarap PT Graha Rayhan Triputra, dan rusun Pulo Gebang Residence yang digarap PT Bakrieland Development Tbk bersama Perum Perumnas.
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2008