Selasa, 27 Januari  2009

MANDIRI

No.  6102

 
Arsip Berita SH
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Politik
Hukum
Ekonomi & Bisnis
Uang & Efek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Jabotabek
Hiburan
KesRa
Opini
Mandiri
Wisata
Eureka
Hotel, Cafe & Resto
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Profil
Telekomunikasi&IT
UKM
WiraUsaha Sosial
Lain-lain
   
Pemasangan Iklan
Tentang SH

 


 

 

 

 

MARS CORNER

Mengatasi Krisis dengan Aliansi Strategis


Akhir-akhir ini, dunia disibukkan oleh krisis keuangan global yang berawal dari Amerika. Ada beberapa faktor yang menyebabkan krisis keuangan ini, di antaranya adalah penumpukan utang nasional yang mencapai US$ 8,98 triliun, pengurangan pajak korporasi, pembengkakan biaya perang Irak, dan perang Afghanistan. Yang paling fatal adalah adalah Subprime Mortgage, yaitu kerugian surat berharga properti sehingga membangkrutkan beberapa perusahaan besar, seperti Lehman Brothers, Merryl Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock, UBS, dan Mitsubishi UF.
Ternyata krisis tidak hanya berhenti merontokkan perusahaan-perusahaan besar Amerika, namun juga mengancam kelangsungan perusahaan-perusahaan besar di negara lain, seperti di negara-negara Eropa dan Asia, tak terkecuali perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hal ini disebabkan, dalam era perdagangan bebas yang ditandai dengan maraknya kerja sama antara perusahaan dalam negeri dengan negara-negara lain, tentu akan ada dampak yang dirasakan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Lalu, bagaimana agar perusahaan Anda dapat cepat keluar dari krisis?
Tentunya tidak sesederhana membalikkan telapak tangan. Ada banyak langkah strategi yang harus dilakukan. Salah satunya adalah melakukan redefinisi dan restrukturisasi usaha Anda, baik dari sisi visi, manajemen, maupun strategi-strategi dalam setiap bisnis yang Anda miliki.


 


 


 


 


 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003