|
Lusi Margiyani
Ajari Anak Hargai Perempuan
Oleh
Wheny Hari Muljati
Jakarta - Hari itu anak-anak Playgroup Warna-warni sedang belajar
mengenal profesi. Berbagai gambar orang dengan profesinya pun
diperkenalkan. Ada gambar guru, sopir, polisi, pilot, dan presiden,
bahkan di antaranya ada yang perempuan.
“Apakah perempuan boleh menjadi presiden?” tanya sang guru yang
langsung disambut anak-anak balita itu dengan jawaban beragam.
Persoalan kesetaraan perempuan dengan laki-laki umumnya menjadi
wacana di kalangan orang dewasa. Namun, sejak hampir satu dekade
lalu, sekitar tahun 1991, Lusi Margiyani (43) telah berupaya
membawanya ke kalangan anak-anak.
Perempuan yang mengaku terinspirasi RA Kartini ini menganggap,
supaya efektif, perilaku adil gender sebaiknya diperkenalkan sejak
dini kepada anak-anak. “Yang dipelajari anak-anak sejak masa
kecilnya akan tertanam kuat sepanjang hidup dan akan mempengaruhi
mereka kelak dalam mengambil keputusan,” tutur Lusi kepada SH
melalui telepon, Selasa (21/4).
|
|