Rabu, 22 April  2009

Wirausaha Sosial

No.  6171

 
Arsip Berita SH
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Politik
Hukum
Ekonomi & Bisnis
Uang & Efek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Jabotabek
Hiburan
KesRa
Opini
Mandiri
Wisata
Eureka
Hotel, Cafe & Resto
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Profil
Telekomunikasi&IT
UKM
WiraUsaha Sosial
Lain-lain
   
Pemasangan Iklan
Tentang SH

 


 

 

 


 

Lusi Margiyani
Ajari Anak Hargai Perempuan
 

Oleh
Wheny Hari Muljati

Jakarta - Hari itu anak-anak Playgroup Warna-warni sedang belajar mengenal profesi. Berbagai gambar orang dengan profesinya pun diperkenalkan. Ada gambar guru, sopir, polisi, pilot, dan presiden, bahkan di antaranya ada yang perempuan.

“Apakah perempuan boleh menjadi presiden?” tanya sang guru yang langsung disambut anak-anak balita itu dengan jawaban beragam.
Persoalan kesetaraan perempuan dengan laki-laki umumnya menjadi wacana di kalangan orang dewasa. Namun, sejak hampir satu dekade lalu, sekitar tahun 1991, Lusi Margiyani (43) telah berupaya membawanya ke kalangan anak-anak.
Perempuan yang mengaku terinspirasi RA Kartini ini menganggap, supaya efektif, perilaku adil gender sebaiknya diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak. “Yang dipelajari anak-anak sejak masa kecilnya akan tertanam kuat sepanjang hidup dan akan mempengaruhi mereka kelak dalam mengambil keputusan,” tutur Lusi kepada SH melalui telepon, Selasa (21/4).


 


 

 

 

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003