O T O M O T I F  
 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Prospek Biodiesel Cerah
 

Oleh
Gatot Irawan/
Khomarul Hidayat

Jakarta – Tak lama bahan bakar minyak (BBM) alternatif, yakni biodiesel akan segera bisa dinikmati masyarakat luas sebagai pengganti BBM fosil. Salah satu perusahaan swasta yang tertarik untuk pengembangan energi alternatif ini adalah PT Eterindo Wahanatama Tbk (Eterindo), sebuah perusahaan industri kimia yang berkedudukan di Jakarta.

Salah satu perusahaan asosiasinya yakni PT Anugerahinti Gemanusa (AG) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, telah menghasilkan biodiesel yang dipakai sebagai bahan aditif kimia untuk minyak diesel atau energi alternatif yang ramah lingkungan. Bahan baku produk ini berasal dari minyak tumbuh-tumbuhan seperti minyak sawit (CPO) atau minyak jarak (Jatropha curcas), dan lain-lain.
Berikut petikan wawancara SH dengan Immanuel Sutarto, Presiden Direktur PT Eterindo, Rabu (7/12).
Apa latar belakang ketertarikan untuk mengembangkan biodiesel?
Alasan utama karena tingginya harga minyak dunia. Juga, karena permintaan bahan bakar minyak oleh masyarakat yang terus meningkat. Kami pun ingin menanggapi program pemerintah dalam mencari energi alternatif yang ramah lingkungan. Oleh sebab itu, Grup Eterindo yang bergerak dalam industri kimia, dapat melakukan diversifikasi produk untuk memproduksi biodiesel.
Seberapa besar kebutuhan biodiesel ke depan dan seberapa besar penyerapannya?
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003