F E A T U R E

No.  5057

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH
   

 

Gereja Kristus Tuhan
Jadi Korban Pelebaran Kali Cideng

 

Jakarta-Sekali lagi, atas nama pembangunan—kali ini titel lengkapnya normalisasi Kali Cideng—sebentar lagi sebuah gedung gereja tua akan tinggal kenangan. Warga Ibu Kota ini hanya akan melihat wujudnya dalam bentuk foto-foto dokumentasi saja.
Gedung Gereja Kristus Tuhan di pojok Jl Fachruddin, Tanah Abang, di tepi Kali Cideng sempat menjadi semacam landmark Tanah Abang. Gereja ini dibangun pada awal tahun 1920-an, dan sebelumnya digunakan sebagai pabrik minuman F&N. Peta Batavia pada 1921 mencatatnya sebagai tempat membuat batu dan bahan tanah liat.
Kemudian rumah itu dijadikan butik oleh pengarang lagu anak, Ibu Sud, dan bagian atasnya dihuni oleh Mang Udel, seorang seniman yang terkenal dengan sinetron Losmen di zaman TVRI sedang jaya-jayanya.
Pada 1956, gedung itu dijadikan sekolah Kristen bernama Sion dan tercatat pemiliknya bernama Yang Wei Pin. Saat itulah, gedung itu juga dipakai sebagai tempat ibadah. Akhirnya, sejak tahun 1980 gedung itu resmi menjadi gedung Gereja Kristus Tuhan.


 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2002


 

 



Lauw Pang versus Hang Ie


 

Orang-orang
Bertopeng


 

Para Pelanggan

Lima Jagoan Cun Ciu