|
Kenali Istilah di
Resto Sushi
Oleh Toar Christopher
Resto sushi di Jakarta makin bertebaran. Sajian khas yang berasal
dari Jepang ini ternyata mendapat sambutan hangat dari penggemar
kuliner di sini. Wajar, bila kita amat mudah mencicipi sajian ini.
Semuanya tinggal pilih, dari resto yang ada di pusat belanja hingga
resto khusus yang menyajikan sushi.
Kadangkala, kita agak ragu memesan lantaran istilah sushi yang
sering memakai bahasa ibu-Jepang. Jangan sampai, gara-gara tak
mengerti istilah ini selera makan buyar. Habis salah pilih menu yang
dimaksud. Nah, supaya nggak tu-la-lit kami sertakan daftar istilah
yang sering digunakan di resto sushi.
Sushi: sesuatu yang disajikan bersama nasi sushi.
Sashimi: Sesuatu yang disajikan tanpa nasi, biasanya disajikan
dengan lobak yang di iris halus seperti bihun.
Wasabi: berwarna hijau, terbuat dari horseradish (sejenis lobak),
dicampurkan dengan soy sauce. Celupkan sedikit bagian sushi/sashimi
dengan campuran tersebut di atas. Banyaknya campuran disesuaikan
dengan selera masing-masing. Wasabi terasa pedas menusuk hidung.
Yang membedakannya dengan sambal adalah lamanya efek pedas yang
ditimbulkan tidak lebih dari beberapa detik saja.
Gari: irisan jahe muda yang dibuat seperti manisan. Fungsi utamanya
adalah untuk menetralisasi rasa lidah apabila menikmati beberapa
jenis ikan.
Ocha: Teh hijau. Sangat cocok untuk dinikmati sambil menyantap
sushi. Juga berkhasiat untuk mencegah kanker.
Hashi: Sumpit. Kebudayaan Jepang sangat menabukan apabila sumpit di
tusuk ke nasi, pada saat makan.
Maki: Roll
Tekka Maki: Tuna Roll
Kappa Maki: Cucumber Roll
Futomaki: Roll besar.
Nori: Lembaran seperti kertas yang terbuat dari rumput laut yang
dipanggang.
Maguro: Tuna
Akami: Daging tuna yang berwarna paling merah.
Cyu-toro: Medium fatty tuna. Bagian tuna dekat perut yang berwarna
agak pudar karena kandungan lemaknya.
Toro: The fattiest tuna. Bagian perut tuna yang paling banyak
mengandung minyak. Bagian ini adalah bagian tuna yang paling sehat
karena memiliki kandungan omega 3 yang tinggi. Omega 3 sangat
bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Salah satu khasiatnya
adalah memperbesar pembuluh darah. Tidak semua tuna memiliki toro
yang enak untuk dimakan. Karena itu toro yang bagus dapat berharga
1,5 juta rupiah per kilogramnya.
Uni/Sea Urchin: Telur landak laut. Uni adalah salah satu menu yang
memiliki rasa yang unique. Sebagian besar mereka yang pernah
menyantap Uni, akan menyukai sekali, atau tidak menyukai sama
sekali.
Yellow tail: Ikan ekor kuning. Rasa dan struktur tulangnya hampir
sama dengan ikan kwe di Indonesia. Di Jepang dibedakan menjadi tiga
kategori yang berbeda namanya berdasarkan ukurannya. Kanpachi,
berukuran kecil, Hamachi, berukuran sedang, dan buri yang berukuran
besar. Semakin besar, harga per kilogramnya semakin mahal.
Shiromi: Kategori ikan yang memiliki daging berwarna putih, dan agak
kenyal. Biasanya dinikmati di awal karena rasanya yang tidak terlalu
kuat. Di Indonesia yang populer adalah kakap putih dan kakap merah.
Kani: Kepiting
Tamago: Seperti telur dadar yang tebal yang rasanya manis.
Unagi: Ikan Moa air tawar.
Aji: Sejenis ikan kembung
Shime Saba: Ikan mackerel yang di rendam dengan cuka hingga matang.
Anago: Belut laut
Tobiko: telur ikan terbang.
Inari: kulit tahu goreng yang dibumbui dengan saos semacam teriyaki.
Tako: gurita
Kurage: Ubur-ubur
Ika: cumi/sontong
Ebi: udang
Ikura: telur ikan salmon
Fugu/Blow fish: Sejenis ikan buntel yang darah dan organnya beracun.
Untuk memotongnya, diperlukan sertifikat khusus dari Jepang. Racun
dari fugu tersebut apabila digunakan dalam dosis yang tepat, akan
melumpuhkan saraf-saraf manusia selama beberapa saat, yang
menyebabkan terjadinya kerusakan otak akibat tidak adanya aliran
oksigen ke otak.
Tataki: ikan mentah yang hanya bagian luarnya saja yang dipanggang
hingga matang.
Kama: Bagian leher ikan. Biasanya disajikan dengan cara dipanggang.
Atama: Bagian kepala ikan.
Shoyu: Soy sauce
Penulis adalah Head Chef di Poke Sushi Restaurant
|
|