|
Stadion Bola Pindah ke Kafe
JAKARTA - Perhelatan Piala Dunia sepak bola makin dekat. Tinggal
hitungan jari saja. Anda ingin menyaksikan pergelaran empat tahunan
dengan istimewa. Kenapa tak menjajal acara nonton bareng di kafe
atau resto. Pastinya bakal lebih seru dan tegang ketimbang
memelototi tivi di rumah. Kali ini Anda kami ajak mengunjungi
beberapa kafe dan resto seputar Ibu Kota yang menggelar nonton
bareng yang heboh itu.

Menyambut momen khusus itu para pengelola kafe tak kalah tanggap.
Mereka dengan segudang variasi acara siap memanjakan para tamu. Dari
band sebelum pertandingan, games, tebak skor, lucky draw hingga menu
khusus.
Semuanya tersaji demi kenyamanan Anda saat menonton. Coba saja lihat
persiapan yang dilakukan Champions Café. Selama satu bulan penuh,
kafe yang ada di bilangan Kemang ini menggelar siaran pertandingan
sepak bola dunia itu.
”Sejak Euro Cup (Piala Eropa) tahun 1996, kami memang sudah
menggelar acara nonton bareng ini. Jadi dari tahun ke tahun, sudah
ada prediksi dan antisipasi, event apa yang ditunggu-tunggu
pengunjung,” ungkap Yuki T. Hidayat, Marketing Manager Champions.
Bahkan kata dia, kafe bernuansa sport ini termasuk pionir penggelar
acara nonton rame-rame itu.
Rencananya, Champions akan menggelar seluruh pertandingan bola akbar
itu tanpa terputus. ”Selama sebulan penuh, tamu akan bisa
menyaksikan seluruh pertandingan. Termasuk (siaran) tunda,” ujar
Yuki. Untuk itu mereka menggandeng sebuah televisi swasta terkemuka
di Indonesia sebagai pemegang hak siar.
Sebagai original sport kafe, suasana dan aroma olahraga terasa
kental sekali. Saat memasuki kafe beragam asesori dari berbagai
cabang olahraga bisa disimak. Belum lagi koleksi para atlet pujaan.
Dari foto, atribut olahraga hingga tandatangan sang atlet.
Memiliki luas 600 meter per segi, Champions siap menerima kedatangan
para tamu yang akan mendukung kesebelasan favoritnya. Kafe ini punya
kapasitas duduk sebesar 245. Tapi saat acara khusus itu jumlah bisa
membludak.
”Kami pernah mencapai angka 1000 tamu. Namun resikonya mereka (para
penonton) tak lagi nyaman,” ujar Yuki sembari tersenyum.
Agar terhindar dari perang antar pendukung, Champions punya resep
jitu. ”Konsentrasi penonton akan dipecah. Kami punya tiga layar yang
di-set menyebar pada tiga titik. Dengan begitu tak bakal terjadi
pemusatan konsentrasi pendukung,” timpal Tisna Galba, Operation
Manager Champions.
Layar utama yang punya ukuran 5 x 4 meter akan terpasang menutupi
panggung utama. Sedang dua layar yang lebih kecil, 3 x 3 meter
dibentang pada sudut kiri dan kanan.
Belum lagi dukungan empat televisi 29 inci dan empat belas 25 inci
yang tersebar di seluruh ruangan. ”Jadi dari sudut manapun tamu
takkan kehilangan momen asyik itu,” kata Tisna lagi.
Lagipula Champions telah menyiapkan ekstra tenaga keamanan. Jadi
kalau sampai ada ribut-ribut, tentu mereka akan mengingatkan para
tamu. ”Seramai apa pun, kami akan berusaha menjaga kenyamanan
seluruh tamu. Mereka ke sini kan untuk having fun,” tegas Yuki
Meski piala dunia nanti punya jadwal sore hingga jam sembilan malam,
Yuki tetap optimis para pegila bola akan membanjiri kafe unik ini.
Pasalnya ia yakin event ini bakal menyajikan aksi-aksi terbaik dari
para bintang sepak bola pujaan. Apalagi saat pertandingan sudah
memasuki babak puncak. Acara akan semakin heboh. Tentu pengunjung
yang datang bertambah padat. Alhasil suasana riuh tercipta dalam
sekejap.
Menu Khusus
Selain bisa ikut nonton bareng, kita juga bakal disuguhi aneka
hidangan khas Champions. Bahkan bisa memesan menu khusus yang
ditawarkan.
Contohnya saja, saat pertandingan final Piala Dunia 98 Perancis
lalu. Pihak Champions menyajikan makanan khusus asal negeri Zinedine
Zidane itu.
Setelah lewat beberapa ujicoba, termasuk pada warga asli Perancis,
makanan ini menjadi menu khusus final piala dunia 98 itu. ”Waktu
itu, kami membuat beef conjak blue. Makanan ini diolah dengan brandy
conjak blue asal Perancis,” kata Tisna.
Soal makanan favorit, Tisna menunjuk Fajitas, Chicken Quessadilla
dan Sop Buntut. Ketiganya menjadi leader dalam penjualan Champions.
Fajitas makanan asal Mexico berupa lempengan tipis tepung jagung,
biasa disebut tortila.
Di dalamnya berisi buah guacamole, saus salsa, irisan tomat, wortel
dan selada. Ditambah pilihan beef, chicken atau combo (perpaduan
keduanya). Sebagai gambaran makanan ini tersaji seperti lumpia dalam
bentuk besar. Nah, di sini keunikannya. Tamu dipersilakan membuat
Fajitas sendiri dari bahan-bahan isi tadi.
Ingin merasakan cemilan? Cicipi saja Buffalo wings. Sayap ayam yang
dilumuri saus special ini rasanya amat menggoyang lidah. Ada juga
calamari, cumi goreng tepung terigu yang lezat. Kalau belum puas,
silakan colek cumi goreng tepung dengan saus sambal.
”Sepintas memang mirip dengan calamari. Tapi cumi goreng tepung ini
diolah dengan tepung kanji (sagu). Dan dipotong-potong membentuk
kotak,” sebut Tisna.
”Kami juga punya beberapa resep minuman favorit. Contohnya Champions
Attraction dan Champions Punch,” kata Yuki. Bila Anda non alkoholik,
pilih saja Champions Punch. Sebab ia dibuat dari campuran sour sop
juice, pineapple juice, lemon juice, coconut cream dan honeydew
fruit. Sedang Champions Attraction berbahan dasar tequila bercampur
triple sec, orange curacao, blue curacao dan lemon juice.
Atau mau mencoba minuman kesehatan ala Champions. Tampil dengan nama
Healthy Drinks, minuman ini dibuat dari perpaduan sari buah segar,
telur, madu dan susu. Plus tak ketinggalan diberi minuman suplemen.
Jamz Pub
Kalau Champions menawarkan tontonan ramai-ramai bernuansa sport,
Jamz Pub & Restaurant yang berlokasi di Hotel Aston, Semanggi,
justru menampilkannya dalam suasana musik yang kental. Jamz bisa
jadi tempat yang cocok bagi penggemar bola sekaligus penikmat musik.
Bila ingin lebih santai coba saja naik ke lantai tiga. Di sini
terdapat Pub & Restaurant yang menyajikan musik-musik top forty.
Dengan layar utama 2x3 meter serta tambahan monitor televisi ukuran
20 inci. Mampu menampung sekitar 300 orang.
Sebagai pilihan lain untuk menyaksikan pertandingan akbar tersebut,
di lantai dua, Mardi Gras Music Club, dilengkapi dengan layar lebar
ukuran 2 x 3 m, dan bermuatan sekitar 60 orang.
Menurut Dede Adiwijaya, Bar Manager Jamz Pub & Restaurant , sebagai
persiapan untuk acara Piala Dunia nanti, pihaknya telah menjalin
ikatan dengan salah satu media khusus sepakbola. Media ini punya
komunitas pencinta bola yang akan menyesaki ruangan Jamz Pub &
Restaurant.
Dalam prakteknya, Jamz hanya akan menyajikan pertandingan pada saat
pembukaan serta semi final, jadi aturan waktu nya tidak betul-betul
mengikuti jadwal pertandingan yang berlangsung
”Untuk acara nanti, Jamz menyediakan 5 macam minuman khusus. Kami
menyebutnya Figo Smile. Minuman ini dibuat dari campuran pineapple,
santan dan simple syrup,” jelas bapak satu anak ini. Sebagai
pendamping ada pula makanan khusus, yaitu Free King , sejenis nasi
goreng.
”Di luar semua menu-menu yang ada pada dasarnya kami siap melayani
semua permintaan tamu,” tukas Dede sembari menunjukkan contoh
variasi makanan dan minuman yang ada. Sebagai gambaran tiap empat
bulan sekali Jamz selalu merevisi daftar saji mereka..
Nah, jadi apa yang harus diragukan lagi. Dari pada begong nonton
sendirian di rumah, kenapa tak coba datang ke kafe. Ikut nonton
bareng, dapat kenalan bahkan bisa berbisnis dengan pendukung
”lawan”.
Yang jelas kedua tempat itu bakal memanjakan Anda. Mereka telah
menyiapkan semua acara dengan matang, karena memang mereka memiliki
sederet prestasi dalam menggelar special event.
(SH/dina artha dan
str-bayu dwi mardana)
|