T R E N  
 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Tren
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH
   

 

Kelak, Batik pun Dikenakan untuk Disko



Oleh:
Mila Novita

JAKARTA – Apa terobosan terbaru yang ingin dilakukan Afif Syakur terhadap batik? “Batik untuk ke diskotek pun bisa,” katanya menjawab pertanyaan wartawan yang menghadiri fashion show 72 karyanya di Hotel Gren Melia, Jakarta, akhir bulan lalu. Itu hanya istilah Afif untuk mengungkapkan bahwa batik pun dapat dibuat menjadi berbagai jenis busana, tidak hanya kain yang cuma digunakan pada upacara-upacara adat.

Perajin batik asal Yogyakarta ini ingin mengubah persepsi masyarakat tentang batik. “Buatlah batik menjadi sesuatu yang bagus dan memiliki arti,” ujarnya. “Saya yakin, kalau perajin (batik) bisa mengikuti alur (tren), kemajuan batik bisa dicapai. Bukan hanya akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga go international,” katanya melanjutkan.
Bagi Afif, batik merupakan karya seni yang memiliki jiwa. Setiap batik memiliki cerita yang diungkapkan pengrajinnya. Terbukti, batik mengandung cerita sejarah bangsa Indonesia dalam beberapa periode. Hal tersebut juga terungkap pula dalam beberapa karya Afif yang dikategorikan dalam beberapa jenis.
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003