P R O P E R T I  
 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Kota Taman Bintaro Jaya:
Hunian Nyaman dan Lengkap
 

JAKARTA – Jika Anda memimpikan tinggal dan menetap di perumahan yang segalanya sudah tersedia, Perumahan Kota Taman Bintaro Jaya jelas adalah pilihan yang menarik. Sungguh, lokasi matang didukung oleh infrastruktur dan kelengkapan sarana. Nyaris tidak ada yang terlewatkan di Bintaro Jaya. Mau belanja? Tersedia Bintaro Trade Center, ruko sentra Menteng. Ingin berobat, di kawasan ini terdapat Rumah Sakit Internasional Bintaro. Bagi orangtua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya, Bintaro Jaya nyaris dipadati dengan sekolah nasional atau internasional. SD-SMP-SMU Pembangunan Jaya, Global Jaya School, Japanese International School, dan sebagainya. Bisa ditemui. Restoran McDonald, Ayam Bakar Wong Solo, dan lain-lain, siap memanjakan lidah.
Lebih dari itu tentu saja, beragam jenis dan tipe rumah, merupakan daya tarik tersendiri. PT Jaya Real Property Tbk selaku developer, sejak lama telah mengembangkan beragam jenis rumah dengan variasi yang berbeda.
Helly Tambunan, Kepala Bagian Promosi PT Jaya Real Property Tbk, kepada SH mengungkapkan, hingga kini kawasan Kota Taman Bintaro Jaya memiliki tidak kurang dari 18 kawasan perumahan dengan sistem cluster. Dari jumlah tersebut yang akrab dikenal telinga kita adalah Sektor I, II, hingga Sektor IX. Soal harga, menurutnya hal itu relatif. Namun yang jelas katanya, Bintaro menawarkan tipe rumah mulai dari yang kecil hingga rumah mewah. Graha Adena misalnya, masih menawarkan rumah berukuran luas bangunan 36 meter persegi dan tanah 72 meter persegi seharga Rp 75 juta.
”Tetapi di samping sektor-sektor itu kita juga memiliki kawasan perumahan yang berbeda-beda antara lain River Park, Permata Bintaro, Graha Bintaro, Taman Puri Bintaro, dan yang terakhir adalah Graha Adena. Total yang berdiam di Bintaro Jaya kurang lebih 6.000 KK,” ujarnya kepada SH beberapa waktu lalu.
Demikian besar dan ramainya Perumahan Bintaro Jaya, membuat kawasan ini terbuka bagi pihak luar. Dan hal ini, jelas Helly, membawa masalah berupa kemacetan di wilayah ini.
”Soalnya kita tidak pernah sih membatasi orang luar menggunakan fasilitas yang ada. Jalan misalnya, kemacetan yang terjadi justru disebabkan banyaknya orang luar Bintaro Jaya yang memakai jalan yang ada di sini. Kalau hanya warga Bintaro, tidak mungkin macet,” katanya menambahkan.
Kemacetan itu katanya adalah cerita lama. Kini dengan akses tol Serpong-Jakarta serta pembangunan tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) Pondok Aren-Ulujami dan Ulujami-Veteran, hingga Veteran-Pondok Pinang, kemacetan yang akrab bakal berkurang banyak. Sekarang pun kemacetan terasa berkurang berkat beroperasinya kereta api eksekutif dari Bintaro (Stasiun Sudimara) menuju Stasiun Sudirman.
Dengan semua fasilitas yang dimiliki, maka lengkaplah Kota Taman Bintaro Jaya mengusung konsep tiga peduli yakni peduli Lingkungan, Keluarga dan Pendidikan. Ketiga hal tersebut saling berintegrasi dan berwujud dalam satu kesatuan. Itulah Kota Taman Bintaro Jaya. (rvs)
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003