P R O M A R K E T I N G  
 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Alfamart Kembangkan Konsep Operator Mandiri
 

JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya kini mengandalkan konsep Operator Mandiri untuk mengembangkan gerai ritel. Saat ini, minat masyarakat terhadap Operator Mandiri sangat besar karena itu ditargetkan 100 gerai akan dibuka pada 2004. Franchise General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Solichin (SAT) mengatakan dengan konsep Operator Mandiri kerja sama dilakukan dalam pola kemitraan.
PT SAT yang dikenal dengan label gerai Alfamart tersebut, lanjutnya, akan membantu masyarakat yang ingin berusaha namun tidak memiliki dana untuk investasi awal. Melalui konsep ini, mitra cukup memiliki tempat sebagai modal.
Konsep Operator Mandiri yang kini dikembangkan Alfamart dimulai Maret 2003. Kini ada 9 Operator Mandiri Alfamart, di antaranya delapan berada di Jakarta dan satu di Bandung.
Solichin mengatakan Operator Mandiri adalah konsep kedua yang dikembangkan Alfamart setelah konsep waralaba. Bedanya, waralaba ditujukan bagi masyarakat yang ingin berbisnis dan siap secara finansial dan sudah menyiapkan toko. Untuk menjadi pewaralaba perlu menyediakan investasi Rp 250 juta – Rp 350 juta belum termasuk investasi toko. Selain itu membayar franchise fee Rp 45 juta untuk lima tahun.
“Tujuan kita adalah mendorong jiwa wira usaha di masyarakat. Bagi yang tidak memiliki modal, investasi awal akan dibantu oleh Alfamart. Mitra hanya menyiapkan tempat,” ujar Solichin, Senin (17/11) di Jakarta.
Alfamart memberikan investasi awal senilai Rp 180 juta - 200 juta untuk membuat perlengkapan dan peralatan toko seperti rak dan AC serta memasok barang dagangan. Pengembalian investasi maksimum dilakukan empat tahun, tergantung investasi. Pasalnya investasi tergantung luas toko dan barang yang dipasok. Luas toko beragam mulai 60 m2 hingga 120 m2. Setelah lima tahun, mitra menjadi pewaralaba dan gerai tersebut menjadi milik mitra. Selama menjadi Operator Mandiri, mitra binaan tidak dikenakan franchise fee.
“Peminat Operator Mandiri sangat banyak. Kita menerima ratusan formulir pendaftaran. Tetapi, Alfamart harus melakukan survei apakah lokasi yang disediakan layak menurut Alfamart,” kata Solichin.
Pengembalian investasi, lanjutnya dilakukan melalui keuntungan bersih yang diperoleh sesuai dengan kesepakatan awal.
Jika ada keuntungan melebihi kesepakatan awal maka 50 persen dari kelebihan keuntungan juga disetor untuk mengembalikan pinjaman investasi. Karena itu, mitra pengelola akan mendapat honor berkisar Rp 5,5 juta – Rp 6 juta setiap bulan. (mis)

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003