|
H Soewarno M Serad:
SDM Aset Penting Perusahaan
JAKARTA – Sumber daya manusia (SDM) bagi perusahaan produsen rokok PT
Djarum merupakan aset yang cukup penting. Oleh karenaitu, manajemen PT Djarum terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan kinerja
SDM-nya, mulai dari karyawan pabrik hingga ke tingkat manajerial. Karena lokasi pabriknya di Kudus, maka lebih dari 50.000 pekerja pabrik diambil
dari Kudus, Pati, Rembang dan Juwana.
Guna meringankan beban pekerja, manajemen PT Djarum memberikan berbagai fasilitas, mulai dari barak buat pekerja, poliklinik, dan lain-lain. Selain
itu, seluruh karyawan di setiap tingkat dan jabatan diberikan pelatihan secara berkesinambungan. Misalnya, bagian teknik dan produksi diikutsertakan
pada pelatihan di Eropa. Tujuannya agar mampu mengoperasikan mesin-mesin pengolahan dan produksi rokok secara modern.
Khususnya di tingkat manajerial dan direksi, hampir semuanya berasal dari alumnus universitas terkemuka di dunia. ”Dengan pengetahuan manajemen yang
ditimba dari universitas kelas dunia tersebut, ditambah akumulasi pengalaman yang panjang dalam memproduksi rokok kretek, memungkinkan Djarum terus
berkembang hingga sekarang. Produk-produknya pun terus diminati konsumen, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” kata Head of Corporate
Communications PT Djarum, H Soewarno Muhammad Serad di sela-sela peluncuran dua produk barunya, yakni Djarum Vanilla dan Djarum Cherry, baru-baru
ini.
Menurut Soewarno, banyak produk Djarum yang menjadi market leader di pasar internasional. Antara lain, Djarum Special, Djarum Super, Djarum Black,
dan LA Menthol Lights. Khususnya untuk pasar dalam negeri, sejumlah produk Djarum yang banyak digemari konsumen, antara lain, Djarum Super, LA
Lights, Djarum Cokelat, Djarum 76, dan Djarum Cigarillos.
Di Luar Bisnis
Selain terus menciptakan produk baru, Djarum juga terus meningkatkan ”investasi” di luar bisnis utamanya, terutama berkaitan peningkatan sumber daya
manusia (SDM). Seperti pernah diungkapkan Soewarno sebelumnya, bagi PT Djarum, peningkatan SDM bukan hanya dilakukan kepada karyawannya, melainkan
juga kepada mahasiswa di seluruh Indonesia lewat bantuan beasiswa tanpa ikatan. ”Dasar pemikiran kami, investasi SDM dalam bidang pendidikan adalah
investasi jangka panjang, mutlak dibutuhkan bagi bangsa Indonesia di masa depan,” paparnya.(gun)
|
|