|
Meditasi Dan Kesehatan
Salah satu kebiasaan (daily habits) penting dalam pembentukan tubuh
dan jiwa yang sehat adalah melakukan meditasi. Seperti halnya
pernafasan yang baik untuk melancarkan sistem getah bening yang
dapat mengalirkan racun-racun dalam tubuh serta menjaga daya tahan
tubuh kita, meditasi yang benar dapat mengalirkan dan membuang
energi-energi atau pikiran-pikiran negatif yang merusak kesehatan
fisik dan jiwa kita.
Pengelola rubrik:
Aribowo Prijosaksono dan Roy Sembel
Aribowo Prijosaksono (http://www.skywebsite.com/aribowops) dan Roy
Sembel (http://www.roy-sembel.com) adalah co-founder dan direktur
The Indonesia Learning Institute – INLINE (http://www.inline.or.id)
, sebuah lembaga pembelajaran untuk para eksekutif dan profesional.
Pada edisi Mandiri minggu yang lalu kita telah membahas dan
menunjukkan betapa dahsyatnya dampak pernapasan yang baik dan benar
dalam sistem kesehatan tubuh jasmani kita. Demikian halnya pada
edisi minggu ini kita akan membahas dan menunjukkan bagaimana
kebiasaan melakukan meditasi dapat menjaga kesehatan tidak hanya
tubuh jasmani tetapi juga terutama pengaruhnya pada kesehatan jiwa
kita. Kebiasaan melakukan meditasi merupakan satu dari empat
kebiasaan praktisi manajemen diri, yaitu: pola makan dan pola hidup
yang sehat dan seimbang (balance diet and balance life), olah raga
dan relaksasi (physical exercise/stretching and relaxing),
pernafasan yang baik dan benar (deep breathing), dan meditasi
(meditation).
Jika sikap rendah hati, mau melayani, sikap pasrah serta integritas
diri merupakan indikator tingginya kecerdasan spiritual seseorang,
kebiasaan-kebiasaan melakukan pola makan dan hidup yang seimbang,
olah raga dan pernapasan yang baik, relaksasi serta meditasi
tersebut merupakan kebiasaan-kebiasaan yang dapat membentuk
kecerdasan emosional dan spiritual yang tinggi. Dengan melakukan
empat kebiasaan manajemen diri tersebut secara ajeg dan terus
menerus, kita dapat meningkatkan kesadaran (awareness) yang
membimbing kita menuju kecerdasan emosional dan spiritual yang lebih
tinggi.
Meditasi dalam Dunia Bisnis Modern
Dalam edisi akhir pekan tanggal 22 Februari 2002, The Asian Wall
Street Journal memuat artikel yang ditulis oleh Kevin Voight dengan
judul The New Soul Search. Artikel ini melaporkan trend baru yang
dilakukan oleh para enterpreneur, managing director, top executives
dari perusahaan-perusahaan kelas dunia seperti Coca Cola Co.,
Mitsubishi Corp., Siemens AG, Hewlett-Packard Co., GlaxoSmithKline
PLC, sampai perusahaan konsultan manajemen sekelas McKinsey & Co.
maupun perusahaan besar seperti Australia & New Zealand Banking
Group. Para eksekutif puncak tersebut sedang mendalami
latihan-latihan meditasi dan peningkatan kecerdasan spiritual yang
mulai dirasakan kebutuhannnya dalam dunia bisnis, terutama untuk
membantu mengatasi stres dan tekanan pekerjaan yang dihadapi para
eksekutif tersebut.
Hal yang terpenting adalah dengan melakukan meditasi mereka dapat
menemukan makna dan tujuan hidup yang memberikan sense of direction,
sehingga dengan demikian selain dapat membantu mengatasi stres,
meditasi ternyata dapat meningkatkan produktivitas serta
meningkatkan kesehatan seseorang.
Esensi meditasi
Pada prinsipnya meditasi adalah kegiatan untuk memasuki alam bawah
sadar kita. Pada saat kita menyelami pikiran bawah sadar kita
mengalami proses peningkatan kesadaran. Semakin dalam menyelam
melalui alpha, tetha, delta, dan seterusnya, kita akan bisa mencapai
puncak kehidupan spiritual. Di situ kita bisa menemukan tujuan hidup
kita yang sebenarnya.
Namun, kita mempunyai kebebasan untuk menentukan sampai sejauh mana
kita akan menyelami pikiran bawah sadar itu. Kita boleh menyelam
sampai alpha saja, atau bahkan sampai delta. Yang pasti, semakin
dalam kita memasuki pikiran bawah sadar, kesunyian dan keheningan
akan semakin kita rasakan. Selain itu, energi yang kita miliki pun
akan semakin besar dan kekuatannya semakin dahsyat.
Sekarang, bagaimana kita dapat menyelami pikiran bawah sadar lebih
dalam, dan lebih dalam, sehingga kita bisa mencapai lapisan terbawah
kesadaran tempat kita menemukan tujuan hidup yang sebenarnya?
Satu-satunya cara untuk mencapainya adalah melalui meditasi
penjelajahan transcendental (menembus) alam kesadaran yang lebih
luas dan lebih dalam. Melalui meditasi, kita memperoleh energi
kehidupan, kekuatan, dan terlebih lagi tuntunan dalam melewatkan
hari-hari kehidupan kita.
Esensi meditasi adalah berakhirnya pikiran sadar (conscious mind)
kemudian memasuki dimensi lain yang berada di alam bawah sadar
(subconscious mind) dan supra kesadaran (supraconscious mind).
Meditasi berarti keheningan (silence) – diam (stillness) –
kesendirian (solitude). Keheningan muncul apabila pikiran sadar kita
telah berhenti sepenuhnya. Diam berarti berhentinya aktivitas fisik
atau setidaknya irama aktivitas fisiologis yang lambat, sedangkan
kesendirian berarti Anda harus melakukannya sendiri tanpa bantuan,
tuntunan, atau kehadiran orang lain.
Bagaimana Melakukan Meditasi
Dalam buku kami SELF MANAGEMENT dijelaskan bahwa banyak cara
meditasi yang digunakan orang untuk menembus batas kesadaran
tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadar mereka. Sebagai
contoh, John Kehoe, penulis buku terlaris Mind Power, melakukan tapa
brata dengan menyingkirkan diri dari hiruk pikuk dunia, kemudian
menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Akhirnya dia
menemukan banyak rahasia yang dia tulis dalam bukunya. Buku Mind
Power ini menjadikannya miliuner dan pembicara kelas dunia meskipun
berawal dari kesunyian dan pencarian diri.
Melakukan meditasi dapat dimulai dengan belajar melakukan relaksasi
atau menurunkan frekuensi gelombang otak dari beta ke alpha.
Mengenai hal ini pernah dibahas dalam rubrik Mandiri edisi 22
berjudul “Mengendalikan Pikiran Bawah Sadar”. Berikut adalah tips
untuk melakukan meditasi secara sederhana dan mudah:
1. Lakukan senam ringan (stretching) selama + 10 menit kemudian
lakukan aktivitas pernapasan seperti yang telah dijelaskan pada
edisi minggu lalu. Ini perlu dilakukan agar badan kita segar dan
frekuensi gelombang kita mulai memasuki alpha.
2. Pindah ke dalam ruang khusus yang teduh dan sunyi, di mana kita
tidak akan terganggu dengan suara televisi, telepon atau apa saja
yang mengganggu kekhusyukan kita. Kita bisa menggunakan kaset atau
CD lagu khusus untuk meditasi atau musik klasik barok untuk
membangun suasana hening. Jika anda suka, dapat digunakan aroma
wewangian (aroma therapy).
3. Posisi bisa duduk dengan telapak kaki sejajar lantai atau bersila
tanpa menyilangkan kaki (untuk menghindari kesemutan). Pejamkan mata
dan mulai melakukan visualisasi anda berada di sebuah tempat yang
damai dan nyaman.
4. Lakukan meditasi sekitar 15-30 menit.
Kami tidak dapat menjelaskan tentang apa itu meditasi lebih jauh
karena sifat meditasi itu seperti yang tertulis di bawah ini:
Tidak dapat disampaikan lewat buku
Tidak dapat dijelaskan lewat kata-kata
Hanya dapat ditunjukkan
Hanya dapat di alami
Itulah meditasi.
Oleh karena itu, kita perlu untuk terus melatih relaksasi dengan
membangun Tempat Kedamaian (lihat Bab 20 buku SELF MANAGEMENT) dan
menyempurnakan kemampuan meditasi kita. Pada saatnya nanti, kita
dapat melakukan meditasi di mana saja, kapan saja, seperti kata
iklan sebuah minuman ringan.
Kebesaran seseorang sangat ditentukan oleh seberapa dalam ia dapat
berada dalam pikiran bawah sadarnya. Seperti kata Krishnamurti,
seorang mahaguru meditasi dari India: “Anda harus terjun ke dalam
air. Dan indahnya meditasi ialah bahwa anda tak pernah tahu di mana
Anda berada, ke mana Anda pergi, dan apa jadinya akhir perjalanan
Anda. Betapa maha pentingnya meditasi itu; tak ada akhir maupun
awalnya. Ia bagai setetes air hujan. Dalam setetes air itu
terkandung semua air yang mengalir, sungai-sungai besar, air terjun
dan samudera.
Meditasi dan Kesehatan
R. Keith Wallace, ahli fisiologi dari UCLA, melakukan serangkaian
penelitian pada sejumlah relawan yang sedang melakukan meditasi.
Mereka dipasangi kabel-kabel elektromagnetik yang dihubungkan dengan
monitor-monitor untuk menguji fungsi-fungsi kritis pada tubuh mereka
sewaktu meditasi. Para relawan mengungkapkan bahwa sewaktu meditasi,
mereka menemukan ketenangan batin yang luar biasa. Ketenangan ini
sangat mempengaruhi tubuh dan jiwa mereka.
Seorang dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya menemukan
temuan baru dalam penelitiannya. Ia menemukan bahwa shalat tahajud,
yaitu shalat yang dilakukan dini hari oleh umat Islam —shalat adalah
salah satu bentuk meditasi— yang dilakukan secara rutin bisa
mencegah seseorang dari serangan berbagai penyakit. Shalat bisa
mencegah naik turunnya hormon kortisol yang berperan sebagai
indikator stres. Sedangkan stres merupakan salah satu faktor utama
pemicu penyakit, termasuk kanker.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jika seseorang melakukan
shalat tahajud delapan rakaat dan membaca wirid (berdzikir) 200 kali
setiap hari pukul 02:00 – 03:30 dini hari, kondisi batin mereka
relatif tenang dan stabil. Ketenangan bisa membuat hormon kortisol
mereka rendah, yang berarti tidak terkena stres. Seorang ahli kanker
dari Surabaya juga sependapat bahwa shalat bisa meningkatkan respons
imun (kekebalan) tubuh terhadap penyakit.
Sebuah publikasi penelitian tentang kanker yang dilakukan oleh para
peneliti dari National Institutes of Health, USA yang dipimpin oleh
Dr. Richard Childs, menyatakan bahwa penyakit kanker yang berat
seperti kanker darah, kanker ginjal, dan kanker getah bening
biasanya sangat resisten (tidak mempan) terhadap berbagai pengobatan
seperti chemotherapy, maupun radio therapy. Namun, meskipun resisten
terhadap berbagai pengobatan medis tersebut, sel-sel kanker ganas
ini rupanya sangat rentan (susceptible) terhadap sistem kekebalan
tubuh (sistem imunitas) penderita.
Apa arti laporan ilmiah ini? Sungguh luar biasa bahwa ternyata
penyakit kanker yang sangat berat dapat dan hanya dapat disembuhkan
oleh diri penderita itu sendiri melalui peningkatan sistem kekebalan
tubuhnya. Bagaimana caranya? Seperti hasil penelitian ilmiah dari
Surabaya — penderita perlu melakukan meditasi dan doa (melakukan
shalat dan wirid bagi umat Islam) yang terbukti secara ilmiah dapat
meningkatkan respon imun/kekebalan tubuh terhadap penyakit.
Bagaimana dengan penyakit AIDS? Menurut Anda apakah penyakit ini
juga bisa disembuhkan. Jawabannya adalah ya! n
|