TELEKOMUNIKASI  
 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Telekomunikasi
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Siemens Perkenalkan ”Java-enabled
Radio Module” Pertama di Dunia

 

JAKARTA – Setelah produk ponselnya mendapat sambutan positif masyarakat, PT Dian Graha Elektrika, distributor Siemens AG untuk Information and Communication Mobile Group (ICM Group), baru-baru ini mengumumkan hadirnya wireless module TC45, yakni dual-band radio module pertama di dunia yang beroperasi pada jaringan GSM/GPRS. Wireless module ini sudah mendukung Java 2 Micro Edition (J2ME), dapat memproses data eksternal, dan bisa berjalan di atas aplikasi khusus milik pelanggan.
“Dengan bentuknya yang sangat kecil, dan beratnya yang hanya beberapa gram, komponen ini memungkinkan obyek, piranti dan semua jenis aplikasi untuk berkomunikasi dengan lebih mudah, tanpa tergantung pada jarak,” kata Farid Manan, Deputy General Manager of Business Unit Mobile Devices PT Dian Graha Elektrika.
Saat ini tambahnya, wireless module keluaran Siemens ICM memiliki bobot antara 10 hingga 18 gram. Dengan ukuran yang kecil ini, memungkinkan pembuatan circuit board dengan ukuran hanya setengah dari kartu nama, dan itu sudah termasuk tambahan untuk resistor, kapasitor, dan sirkuit kecil lain.
Teknologi mobile dari Siemens ini, kata Farid lagi, sudah banyak diaplikasikan pada berbagai piranti, seperti emeregency call box dan parking meters, serta pada notebook dan organizer. Selain itu, wireless module juga dapat diimplementasikan pada sistem alarm rumah untuk memberitahu penghuninya, apapun yang terjadi pada rumah tersebut. Sedangkan module pada vending machine, dapat melakukan transaksi dengan menggunakan ponsel, dan dapat melaporkan pada stockist kapan mesin tersebut perlu diisi ulang.
Ditambahkan Farid, Siemens module juga dapat ditemukan pada driver information system yang mengkombinasikan sistem audio, piranti navigasi, dan ponsel pada mobil masa kini. Siemens module memungkinkan pengiriman data-data meteorologi dan electric meters melalui teknologi GSM.
”Kami menggunakan Siemens Wireless Module untuk membuat SMS 2 Printer. Perangkat ini terbukti secara signifikan mampu mengurangi faktor waktu, tenaga dan biaya, baik untuk menangani masalah reservasi, pemesanan, maupun transaksi secara virtual,” kata Didi Setiadi, Business Development Manager PT Prasidha Matra Indonesia (Prasimax) menambahkan.

Mengalami Pertumbuhan
Aplikasi dan solusi machine-to-machine (M2M) berbasis mobile telephony tambahnya, diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang tinggi. Hal ini terlihat dari tingginya jumlah obyek, device dan mesin yang digunakan untuk interaksi secara mobile. Pertumbuhan ini bahkan akan melampaui pertumbuhan jumlah manusia yang menggunakan ponsel.
Dicontohkan, operator mobile terkemuka asal Jepang, NTT DoCoMo, memperkirakan bahwa pada 2010, hanya satu dari tiga pelanggannya yang berupa manusia, sisanya adalah mesin. Sedangkan The Fraunhofer Institute for Secure Telecooperation (SIT), memperkirakan pada 2005, piranti mobile akan menjadi piranti yang paling sering digunakan untuk melakukan panggilan telepon, mengakses internet, dan melakukan pembayaran secara elektronik.
Konten dan layanan yang berisikan hal-hal yang berhubungan dengan jadwal, tempat, target pengguna dan berita, akan menjadi aplikasi masal. “Riset pasar yang dilakukan oleh Dataquest, memperkirakan bahwa pasar dunia untuk wireless module dan terminal akan mencapai 3,5 miliar Euro pada 2006. Pasar tersebut dibagi menjadi tiga segmen utama, yaitu : otomotif, industri, dan konsumen umum,” katanya.
Siemens Information and Communication Mobile memberikan jangkauan yang lengkap dari solusi mobile termasuk perlengkapan mobile, infrastruktur dan aplikasinya. Perangkat termasuk telepon selular, modul nirkabel, mobile organizer, telepon nirkabel dan juga produk-produk untuk pusat jaringan nirkabel. Portfolio infrastruktur termasuk GSM, GPRS, dan teknologi jaringan mobile 3G dari ‚base stasions dan ‚switching system’ menjadi sistem Inteligent Network, contohnya untuk pelayanan prabayar. Aplikasi-aplikasi mobile yang memiliki end to end solution untuk pesan, lokasi pusat pelayanan juga pembayaran mobile. Untuk tahun pembukuan 2002 (30 September), Siemens mobile mencatat penjualan sekitar 11 miliar EURO (perhitungan awal) dan memperkerjakan hampir 28.600 orang di seluruh dunia.
Sedangkan PRASIMAX (PT. Prasidha Matra Indonesia) merupakan firma R&D di bidang embedded system hardware dan Teknologi Informasi. PRASIMAX didirikan oleh para praktisi di bidang telekomunikasi, elektromedik, kontrol industri dan TI pada 2001.
Saat ini, produk prototipe embedded hardware yang sudah siap dibeli hak cipta dan/atau lisensinya adalah ANTS (sistem alarm kendaraan dengan GSM modul), BINTAN (berupa SMS2printer), SILACAK (sistem tracking kendaraan dengan Compact Flash dan GSM Module). Produk yang telah dirilis PRASIMAX adalah PESAN Professinal (SMS Organizer) dan BARITO (small SMS QUIZ system). (gun)
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003