|
Kabar
Perundingan Thailand Selatan Bocor
Jakarta – Perundingan kesepakatan damai soal Thailand Selatan
seharusnya merupakan pembicaraan tidak resmi dan rahasia. Namun,
ternyata terlanjur bocor ke media massa. Padahal, seharusnya
kesepakatan damai tersebut akan menjadi hadiah ulang tahun bagi Raja
Thailand.
Jenderal Kwanchart Klaharn, penasihat senior Partai Kekuatan Rakyat,
yang juga merupakan Panglima Angkatan Bersenjata Keempat tidak mau
berkomentar.
“Saya tidak tahu... saya tidak bisa bicara sekarang,” katanya
seperti dikutip situs Bangkok Post, Selasa (23/9). Menurut situs
tersebut, sumber yang dekat dengan jenderal menyatakan dia terkejut
berita tersebut bocor, dan dia merasa telah ditikam dari belakang.
Perundingan dua hari di Bogor pada Sabtu dan Minggu (20-21/9)
merupakan rangkaian dari pembicaraan yang telah berlangsung selama
empat bulan terakhir. Pemerintah Thailand melalui Kementerian Luar
Negeri membantah telah mengirim perwakilan, sementara Departemen
Luar Negeri RI juga tidak bisa dikonfirmasi mengenai kabar tersebut,
meski salah seorang pejabatnya tampak dalam foto yang tersebar di
media massa. Deplu Thailand menyatakan pemerintah tidak akan
berunding dengan militan.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand Letjen Perapong Manakij
dan juru bicara angkatan bersenjata Kolonel Acra Tiproch menyatakan
Jenderal Kwanchart melakukan kunjungan pribadi ke Indonesia.
Angkatan Bersenjata Keempat tidak tahu mengenai tindakan Jenderal
Kwanchart, kata Kolonel Acra seperti dikutip The Post.
Chidchanok Rahimmula, wakil dekan Fakultas Ilmu Politik Universitas
Pangeran Songkla seperti dikutip situs tersebut mengatakan cara
terbaik mengakhiri kekerasan adalah dengan berunding dengan seluruh
kelompok separatis yang terlibat. (nat)
|
|