|
Mengintip Air
Terjun Oenesu dan Pantai Lasiana
Oleh
Norman Meoko
KUPANG - Hamparan bukit batu karang, Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi
Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata menyimpan kawasan wisata yang
menggiurkan. Setidaknya terdapat dua lokasi wisata yang selalu
dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, terutama dari
Australia.
ua lokasi wisata itu, yakni Air Terjun Oenesu yang terletak sekitar
17 kilometer (km) dari Kota Kupang dan Pantai Lasiana sekitar 12 km
arah Timur Kota Kupang, NTT.
Air terjun Oenesu merupakan sebuah tujuan wisata utama yang selalu
ramai dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Pada
hari libur atau Minggu, objek wisata yang satu ini bisa dikunjungi
lebih dari 1.500 orang.
Bila pengunjung ingin mengunjungi air terjun Oenesu dari Kota Kupang
maka harus menelusuri perjalanan sejauh 17 km, dengan jalan aspal
yang cukup mulus. Hanya beberapa kilometer pada cabang masuk air
terjun yang jalannya sedikit rusak, namun demikian masih dapat
dijangkau dengan transportasi umum dan kendaraan pribadi.
Pada musim hujan sekalipun objek ini masih tetap dapat dijangkau
dengan mudah, karena jalannya tidak berlumpur atau becek. Semua
kendaraan dapat langsung berhenti persis di samping lokasi air
terjun.
Pengunjung yang datang ke lokasi wisata yang satu ini ada yang
datang hanya untuk merayakan ulang tahun, beribadah, atau
melangsungkan berbagai kegiatan sambil menikmati keindahan panorama
air terjun Oenesu yang sesekali diselingi pekikan berbagai satwa
liar yang ada di hutan sekitar air terjun.
Namun, bagi wisatawan asing lokasi air terjun Oenesu tercatat seluas
0,7 hektare di Kecamatan Kupang Barat dijadikan tempat petualang
yang mengasyikan. Pada lokasi ini cukup menantang baik melewati
pegunungan sekitar air terjun atau pun menyusuri sungai kecil
sekitar wilayah tersebut. Berbagai satwa yang dilindungi ada dalam
lokasi ini sehingga para pengunjung dapat melakukan kegiatan yang
disukainya secara bebas.
Menurut Apeles Bangkoles (28), penjaga kawasan wisata air terjun
Oenesu, para pengunjung harus lebih dulu membayar pas masuk Rp 1.500
untuk orang dewasa dan Rp 1.000 untuk anak kecil. Kendaraan roda
empat harus membayar Rp 2.000 dan roda dua membayar Rp 1.000.
Air terjun ini memiliki spesifikasi daya tariknya. Air Terjun Oenesu
memiliki empat tingkat, tempat rekreasi, mandi, kemping, dan
menelusuri hutan wisata. Untuk dapat melihat air terjun dari dekat,
pihak pengelola telah membuat tangga turun sehingga anak kecil pun
dapat langsung melihat keindahan panorama air terjun dari dekat.
Pengunjung juga dapat mandi sambil menikmati jatuhnya serpihan air
terjun yang menyentuh tubuh.
Di musim kemarau atau musim hujan, pengunjung selalu disuguhi
panorama air terjun di salah satu titik alurnya. Paduan desah,
riakan, serta deruan air terjun yang tak pernah putus, melengkapi
kesejukan di Oenesu. Kicauan burung dari ranting-ranting pohon
menambah syahdunya suasana.
Pantai Lasiana
Lokasi wisata lainnya di Kota Kupang yang tidak boleh dilewatkan
begitu saja adalah Pantai Lasiana yang berjarak 12 km dari Kota
Kupang. Menjelang matahari terbenam, pengunjung disuguhi matahari
terbenam di Pantai Lasiana. Kawasan wisata pantai ini dimiliki Pemda
Kota Kupang.
Kawasan wisata yang satu ini sudah dikenal para wisatawan sejak
tahun 1970-an. Pada awal hingga pertengahan tahun 1980-an, Pantai
Lasiana banyak dikunjungi turis asing dari Jerman, Australia,
Inggris, dan Amerika Serikat. Hampir setiap minggu mereka berenang
dan berselancar di teluk dengan garis pantai yang melengkung
sepanjang kira-kira 1 kilometer.
Mereka juga berjemur di bawah terik matahari pada permukaan pasir
putih.
Pantai Lasiana pada Desember 1990 hingga Januari 1991 pernah dihajar
ombak setinggi lebih dari 5 atau 6 meter, bahkan mampu merobohkan
Batu Nona. Batu Nona adalah batu karang setinggi kira-kira 15 meter
yang bentuknya menyerupai perempuan sedang berdiri sambil
melambaikan tangan. Kini si “Nona” telah “tertidur” dan semakin
terbenam, tertimbun pasir.
Kendati demikian Pantai Lasiana tetap menjadi tujuan wisata
terfavorit bagi warga Kota Kupang hingga saat ini. Setiap minggu
ribuan orang bertamasya ke pantai ini. Terutama pada Hari Minggu dan
hari libur nasional, pantai ini pasti dipenuhi wisatawan yang datang
untuk mandi dan berenang atau menikmati sedapnya jagung bakar,
pisang epeh, dan kelapa muda.
Pantai Lasiana masih menyimpan pesona. Permukaan pasirnya datar
dengan kemiringan hanya sekitar 5-10 persen, sangat cocok untuk
bermain sepakbola pantai. Pasirnya putih bersih dan bersinar ketika
tertimpa cahaya. Dasar lautnya berpasir, bukan lumpur, sebagaimana
kebanyakan pantai di Pulau Timor, sehingga airnya selalu jernih.
Inilah yang membuat wisatawan paling suka mandi dan berenang di
pantai ini.
Menariknya, dari pantai ini, orang bisa menyaksikan pemandangan
matahari terbit sekaligus matahari terbenam. Jadi, indahnya matahari
terbit dan terbenam bisa dinikmati sekaligus.
Ayo berkunjung ke Air Terjun Oenuse dan Pantai Lasiana! n
|
|