|
SINGKAT
4.000 Transmigran di Sulsel Tinggalkan Lokasi
Makassar - Sekitar 4.000 orang dari
total 23.000 transmigran yang ditempatkan di Sulawesi Selatan (Sulsel)
sejak tahun 1980-an hingga saat ini, telah meninggalkan lokasi.
“Saat ini hanya tersisa sekitar 19.000 transmigran, karena 4.000
lainnya meninggalkan lokasi dengan berbagai macam alasan,” jelas
Agus Arifin Nu’mang, Wakil Gubernur Sulsel, di Makassar, Rabu (2/7).
Terkait dengan banyaknya transmigran yang meninggalkan Sulsel yang
sebagian besar kembali ke daerah asalnya seperti di Jawa dan Lombok,
ia mengatakan, pihak terkait khususnya Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi harus memberikan semacam psikotes kepada calon
transmigran. Dengan demikian, dapat diketahui bakat dan minatnya
untuk berusaha di lokasi yang baru. Pasalnya selama ini, ada
transmigran yang berprofesi sebagai nelayan, namun ditempatkan di
daerah pegunungan di Sulsel, begitu pula sebaliknya. Karena itu,
dibutuhkan pendataan yang akurat tentang minat dan latar belakang
profesi warga yang akan ditransmigrasikan. (ani)
40 Persen Penduduk Papua Miskin
Jayapura - Tingkat kemiskinan di
Papua secara nominal makin berfluktuasi. Namun, dari segi persentase
sejak tahun 2001 berada di kisaran 40%. Hal ini dikatakan Kepala
Badan Pengelola Statistik (BPS) Papua Jarot Soetanto dalam rilis BPS
Papua, Selasa (1/7), di Kantor BPS Dok II Jayapura.
Dia mengatakan sejak 2006 penduduk miskin di Papua telah dipisahkan
dari Papua Barat, sehingga tidak dapat dikatakan jumlah penduduk
miskin di Papua turun drastis. “Tahun 2007 maupun 2008 penduduk
miskin menunjukkan penurunan, baik dari segi jumlah maupun
persentase,” ujarnya.
Untuk tingkat kemiskinan di Papua diukur dari data makro dengan
mengambil hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), yakni
diukur dengan kebutuhan dasar makanan, setara dengan pemenuhan
kebutuhan 2.100 kalori per kapita per hari. (ded)
Bayi Kembar Tiga Lahir di Bali
Denpasar - Seorang ibu, Putu Agustini
(34), warga Desa Tukadmungga Kecamatan Buleleng, Bali, melahirkan
bayi kembar tiga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng, Selasa
(1/7). Ketiga bayi kembar berjenis kelamin perempuan yang memiliki
berat masing-masing sekitar 2,6 kg itu lahir melalui operasi caesar.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Buleleng, Ida Bagus Pramita ketika
dihubungi SH, Selasa, membenarkan adanya kelahiran tiga bayi kembar
perempuan itu. Menurutnya, ini merupakan kali pertama terjadi di
Bali. “Kita baru pertama menangani kelahiran bayi kembar tiga,”
ujarnya.
Dia menjelaskan, proses kelahiran ketiga bayi kembar tersebut
berjalan lancar. Saat ini ketiga bayi itu masih menjalani perawatan
intensif di ruangan khusus di RSUD Buleleng. (cmg)
Pemadaman Listrik Ditambah Enam Jam
Padang - Pemadaman bergilir selama
satu jam yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) bertambah.
Pemadaman dilakukan selama enam jam sehari. Hal itu karena
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Singkarak sudah masuk tahap
perbaikan. “Pemadaman enam jam sehari dilakukan sampai PLTA selesai
diperbaiki. Sedangkan pemadaman rutin satu jam tetap diberlakukan
hingga September 2008 nanti,” ujar Eddy M Isral, Manajer Komunikasi,
Hukum dan Administrasi Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban
Sumatera (P3B) PT PLN (Persero), Selasa (1/7).
Pemadaman listrik bergilir dilakukan di Sumbar, Riau, Jambi,
Bengkulu dan Sumatera Selatan mulai Selasa. Pemadamannya dibagi tiga
kali dalam sehari dengan lama hitungannya enam jam. PLTA Singkarak
dengan kapasitas 174 MW tengah mengalami perbaikan. Diperkirakan
perbaikan itu baru selesai pada 7 Juli mendatang. (pur) |
|