Sabtu, 28 Juni  2008

N U S A N T A R A

No.  5933

 

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Antrean Truk di Pelabuhan Merak 


Cilegon-Ratusan truk angkutan barang yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak, (Banten), menuju Bakauheni (Lampung), kembali mengalami antrean panjang hingga enam km. Hingga Sabtu (28/6) dini hari, antrean masih berlangsung.
Antrean kendaraan ini disebabkan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dari 4.000 kendaraan menjadi 5.000 kendaraan per harinya.
Manager Operasional PT ASDP Merak, Endin Juhanedi mengatakan, antrean kendaraan ini karena kapal roll on-roll off (roro) yang beroperasi di Pelabuhan Merak merupakan kapal-kapal yang hanya menampung 80-90 kendaraan. Sedangkan, untuk kapal-kapal yang berkapasitas di atas 100 kendaraan melakukan docking dan perawatan. “Selain itu, peningkatan kendaraan ini biasa, karena memasuki liburan sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, kapal yang beroperasi dari malam hingga Sabtu pagi ini sebanyak 18 kapal dari 24 kapal yang ada. Untuk, menormalkan kembali kondisi penyeberangan di Pelabuhan Merak, kapal yang dioperasikan ditambah dua kapal, yaitu kapal BSP III dan Nusa Dharma.
Dia mengatakan, kapal-kapal yang melakukan docking, yaitu Kapal Motor Penumpang (KMP) Titian Murni, BSP II, Nusa Jaya, Mufida, dan Jatra III. Sedangkan KMP yang sedang melakukan perawatan adalah Bahuga Jaya, Manggala, Nusabahagia, dan Nusa Setia. “Kapal Nusa Setia itu sedang melakukan perawatan rutin dan sisanya perawatan teknis,” tambahnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, anteran kendaraan di Pelabuhan Merak mulai terjadi pada Jumat (27/6), pukul 02.00 WIB dini hari, hingga gerbang Tol Merak atau sepanjang 6 km. Pada pukul 14.00 WIB, kendaraan mulai surut hingga Kampung Sukajadi, Keluarahan Mekarsari, Kecamatan Pulo Merak, atau beberapa kilometer di luar gerbang Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Tarigan, sopir truk yang mengangkut barang kelontongan dari Jakarta menuju Bandar Lampung, mengatakan, kondisi antrean panjang ini sudah sering terjadi pada saat memasuki liburan panjang. Namun, dia tidak mengetahui apa penyebab sering terjadinya antrean tersebut. “Tidak tahu dari mana penyebab antrean itu, apakah dari kapal yang beroperasi atau dari cuaca di laut,” ujar dia.
(iman nur rosyadi)

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003