|
Menunggu
Bukti Janji Manis Ismet-Rano Karno
Oleh
PArluhutan Gultom
TANGERANG - Pemungutan suara sebagai proses utama dalam Pemilihan
Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Tangerang, berakhir sudah.
Bahkan, hingga 83 persen dari total 2,2 juta daftar pemilih tetap (DPT)
yang dihitung secara manual oleh KPUD, bisa dipastikan pasangan
incumbent Ismet Iskandar–Rano Karno akan menang telak.
Hingga Selasa (22/1) dini hari pukul 00.30, suara untuk mereka sudah
mencapai 684.708 atau sebanyak 56,53 persen, disusul pasangan Jazuli
Juwaeni-Airin Rachmi Diany sebanyak 470.381 atau 38,84 persen dan
ditutup oleh pasangan Usamah Hisyam-Habib Alwi dengan suara sebanyak
56.110 atau sekitar 4,63 persen.
Seiring dengan kian dekatnya kemenangan yang akan diraih pasangan
incumbent, kini warga Kabupaten Tangerang tengah menunggu janji
manis yang telah diumbar oleh Ismet Iskandar-Rano Karno, pada saat
kampanye.
Dalam janji kampanyenya pasangan nomor 1 ini akan memperbaiki
kualitas kehidupan beragama, menciptakan tata pemerintahan yang
bersih, transparan dan bertanggung jawab, meningkatkan pembangunan
infrastruktur yang sudah ada, pemberdayaan perempuan, peningkatan
mutu pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“Sekarang kami tunggu janji-janji manis yang dulu pernah ditebar.
Kami berharap janji kampanye itu bukan sekadar ‘kecap manis’ demi
merebut simpati warga, melainkan benar-benar demi kesejahteraan
warga,” kata Muhammad Fitrah Aiman Rangkuti, warga Perumahan
Catalina, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Hal senada dilontarkan Suraji, warga Desa Pakulonan, Kecamatan
Serpong, Kabupaten Tangerang. Harapan warga yang satu ini tidak
muluk-muluk, yaitu agar pasangan Ismet Iskandar-Rano Karno konsisten
dengan segera melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan secara
merata hingga ke permukiman penduduk.
“Membangun jalan sih gampang, toh biayanya tidak menggunakan duit
dari kantong pribadi, melainkan sudah disiapkan dari kas APBD. Tapi
yang sulit justru mengontrol apakah kualitas pembangunan itu sesuai
dengan spek atau tidak,” ujarnya.
Lebih jauh ayah dua anak yang akrab dipanggil Mas Oji ini mengatakan,
biasanya pengusaha (kontraktor-red) bertindak nakal dengan
mengurangi kualitas bahan baku bangunan demi mengeruk keuntungan
pribadi. Hingga dampak yang akan timbul adalah, hasil pembangunan
tidak akan bertahan lama.
“Ini adalah kenyataan. Saya rasa mayoritas warga Kabupaten Tangerang
bisa merasakannya. Banyak ruas jalan di Kabupaten Tangerang yang
belum lama rampung dibangun, tapi sudah rusak kembali. Contohnya
adalah ruas Jalan Raya Legok. Belum setahun digunakan, sekarang
sudah banyak yang berlubang dan rusak. Hal seperti ini harusnya
menjadi perhatian serius pemerintah,” kata Oji lagi.
Lanjutkan Pembangunan
Harapan warga soal kelanjutan pembangunan, khususnya pada
infrastruktur jalan, langsung disambut serius oleh Bupati Tangerang
Ismet Iskandar yang berada pada posisi incumbent dalam Pilkada
Kabupaten Tangerang periode 2008-2013.
Menurutnya, kelanjutan pembangunan infrastruktur jalan akan menjadi
salah satu prioritas bagi program kerjanya ke depan. Bahkan, kini
Ismet sudah menentukan sejumlah titik ruas jalan yang harus segera
dilanjutkan, di antaranya adalah ruas jalan Sepatan-Mauk dan
Cadas-Mauk.
“Pembangunan kedua ruas jalan itu kini tinggal beberapa kilometer
lagi rampung. Untuk itu, kami akan memfokuskan perhatian untuk
melanjutkan pembangunan kedua jalan itu, sebelum melirik program
pembangunan lainnya,” ujar Ismet.
Sementara itu, agenda penting lain yang akan menjadi target
Pemerintah Kabupaten Tangerang adalah merevisi rencana tata ruang
wilayah Kabupaten Tangerang. Tujuannya tak lain demi memudahkan
pembangunan kota baru di kawasan pantai utara Tangerang sekaligus
merealisasikan pembangunan ruas Jalan Tol Serpong-Balaraja di bawah
bendera induk perusahaan daerah (holding company) Kabupaten
Tangerang.
“Jalan tol itu akan bersinergi dengan rencana pembentukan Kota
Tangerang Selatan, yang kini pembentukannya tinggal menunggu izin
dari pemerintah pusat. Sedangkan target jangka panjang kami adalah
membangun pelabuhan ikan terbesar se-Banten, yang akan dipusatkan di
wilayah Cituis, Kecamatan Pakuaji,” tambahnya. n
|
|