Rabu, 19 Desember  2007

I N T E R N A S I O N A L

No.  5779

 

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Cakrawala



Pejabat Jepang Percaya UFO

Tokyo - "Ya, UFO benar-benar ada," demikian kata Sekretaris Utama Kabinet Jepang, Nobutaka Machimura, Selasa (18/12). Pernyataan juru bicara pemerintah Jepang tersebut tentu saja mengundang tawa para wartawan yang sedang mengikuti penjelasan reguler mengenai kebijakan pemerintah.
Sebelumnya, kabinet yang menanggapi pertanyaan anggota parlemen oposisi, mengeluarkan sebuah pernyataan yang tidak bisa mengonfirmasi kasus-kasus benda terbang tak dikenal dari angkasa luar (UFO).
"Ini masalah yang membuat negara tertarik - ini masalah pertahanan dan sebuah operasi konfirmasi harus dilakukan," kata Ryuji Yamane, seorang anggota parlemen dari oposisi utama Partai Demokratis yang mengajukan masalah itu ke kabinet. "Namun, pemerintah bahkan tidak berusaha mengumpulkan informasi yang diperlukan bagi konfirmasi itu," tambahnya. Machimura, yang ditanya tentang pandangan pemerintah mengenai UFO pada jumpa pers rutin itu, mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah hanya bisa memberikan jawaban klise.
"Secara pribadi, saya pasti percaya bahwa mereka sungguh-sungguh ada," katanya. Namun, perdana menteri Jepang masih tetap pada pandangan resmi pemerintah. "Saya masih harus tunggu konfirmasi (bahwa UFO benar-benar ada)," kata PM Yasuo Fukuda kepada wartawan dalam pernyataan pada malam hari.
(ant/reuters)

Kongres AS Beri Penghargaan bagi Suu Kyi

WASHINGTON - Kongres Amerika Serikat (AS), Senin (17/12), memutuskan untuk menganugerahkan Medali Emas Congressional – penghargaan sipil tertinggi Kongres – bagi pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi. Pemungutan suara itu menghasilkan suara aklamasi 400-0, ini akan menjadi pesan tersendiri bagi pemimpin militer Myanmar yang merepresi kemerdekaan politik di Myanmar dalam dua dasawarsa terakhir.
Menurut Joseph Crowley, dengan memberi penghargaan kepada Suu Kyi, “kita akan terus melakukan penekanan kepada junta militer Myanmar untuk membebaskannya serta memberikan kemerdekaan dan demokrasi kepada rakyat Burma.” Suu Kyi (62) merupakan peraih Nobel Perdamaian 1991, telah dikenai tahanan 12 tahun dalam 18 tahun terakhir. (ap/ega)

Polisi Bulgaria Ringkus Maling Tank

Sofia - Polisi di Bulgaria menangkap dua orang Jerman dan seorang perwira angkatan darat Bulgaria karena mencuri sebuah tank Perang Dunia II dan berusaha mencuri yang lain. Demikian kata Kementerian Pertahanan Bulgaria, Selasa (18/12). Tank pertama hilang antara Oktober dan 13 Desember dan masih belum ditemukan, sementara tank kedua hanya dicuri beberapa bagiannya, kata kementerian itu. Para penyelidik mencurigai bahwa kendaraan lapis baja itu atau bagian-bagiannya mungkin telah diselundupkan ke Jerman. Menurut surat kabar Standard, ketiga tersangka itu ingin menjual tank-tank Maybach itu ke kolektor Jerman. Kendaraan-kendaraan itu berada dalam keadaan setengah terpendam sejak Perang Dunia II di dekat perbatasan tenggara Bulgaria dengan Turki. (ant/afp)

Menlu Inggris Ucapkan Selamat Idul Adha

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Miliband, Selasa (18/12), mengucapkan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Islam di dunia, termasuk di Indonesia. “Dengan sangat senang hati saya mengucapkan selamat merayakan Idul Adha. Saya tahu bahwa muslim di seluruh dunia termasuk di Inggris akan saling berbagi dalam perayaan Idul Adha ini dengan keluarga mereka,” kata Miliband.
Perayaan tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan ibadah haji ke Mekah, salah satu tonggak keyakinan muslim. Idul Adha merayakan cerita Nabi Ibrahim, tokoh yang biasa dikenal oleh umat Yahudi, Kristen dan Islam. “Idul Adha juga sebuah kesempatan bagi kita untuk mengakui dan merayakan dasar bersama antara keyakinan-keyakinan kita dan nilai-nilai yang kita miliki. Saya ucapkan kepada seluruh muslim di Indonesia, selamat hari raya Idul Adha,” kata Miliband.
(pr/ren)

2007, Tahun Paling Mematikan bagi Wartawan

NEW YORK – Komite Perlindungan Wartawan (Committee to Protect Journalists/CPJ) menyatakan 64 wartawan tewas di 17 negara ketika meliput berita di 2007, menjadikan tahun ini sebagai tahun paling mematikan dalam dasawarsa ini.
Dalam laporan tahunannya, Senin (Selasa WIB), CPJ menyebutkan Irak menjadi peringkat pertama dalam lima tahun terakhir dengan 31 angka kematian. Meski angka ini satu lebih sedikit ketimbang tahun lalu.
Peringkat kedua adalah Somalia dengan tujuh angka kematian, disusul Pakistan dan Sri Lanka masing-masing mencatat lima angka kematian.
Secara global angka 64 ini naik dibandingkan 56 tahun 2006. Meski secara global ini masih di bawah rekor 66 angka kematian di 1994, pertikaian memuncak di Algeria, Bosnia dan Rwanda. (ap/ega)

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003