Sabtu, 07 Juli  2007

Memperjuangkan Kemerdekaan dan Keadilan Kebenaran dan Perdamaian Berdasarkan Kasih

No.  5644

 

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Presiden Buka Pekan Nasional Petani dan Nelayan  



Palembang-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pembukaan Pekan Nasional (Penas) XII Petani dan Nelayan Indonesia (PNI) di Lapangan Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Sembawa, Desa Sembawa, Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (7/7) ini.
Pengamanan Presiden kali ini tampak ekstra ketat dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya. Namun Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Syarifuddin Tippe dan Kapolda Sumsel Irjen Ito Sumardi enggan menyebut jumlah personel. Hanya saja, pengamanan terbagi tiga ring. Ring pertama radius 50 meter dengan penjagaan Paspampres. Lalu ring kedua, aparat TNI, dan ring ketiga personel Polri.
Di samping lapangan tempat lokasi peresmian disiapkan helipad dan helikopter dalam kondisi siap siaga kalau terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Menurut Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, acara ini diikuti sedikitnya 23.000 petani dan nelayan se-Indonesia, dan dihadiri sedikitnya 15 gubernur dan 120 bupati/walikota se- Indonesia.
Presiden tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Jumat sore (6/7), langsung mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Griya Agung. Namun pertemuan itu tertutup bagi wartawan.
Dalam acara siang ini, Presiden memberikan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Gubernur Sumsel Syahrial Oesman serta tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan kepada Bupati Bolaang Mongondow Hj Marlina Moha Siahaan dan petani karet asal Provinsi Jambi, Lukman Zakaria.
Selain itu, Presiden juga memberikan bantuan di bidang pertanian antara lain berupa bibit unggul baru Jarak Pagar masing-masing 125.000 bibit kepada Gubernur Sulsel, Gubernur NTB dan Wakil Gubernur Sumsel. Presiden juga menyerahkan bantuan di bidang kelautan dan perikanan berupa dana penguatan modal usaha budidaya, dana ekonomi produktif, pembangunan kedai pesisir, serta bantuan mobil dan sepeda motor bagi penyuluh perikanan.
Usai membuka acara, Presiden berdialog dengan para petani dan nelayan, serta meninjau pameran teknologi agribisnis yang berada di arena Penas XII Petani Nelayan Indonesia 2007 itu. Nampak hadir dalam acara tersebut antara lain Mensesneg Hatta Radjasa, Mentan Anton Apriyantono, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, Seskab Sudi Silalahi.
Presiden Yudhoyono juga direncanakan membuka pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), 6-10 September 2007, yang akan diikuti 33 Provinsi se Indonesia. Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi (Pemprop) Sulut, Feybe Rondonuwu, mengatakan pameran TTG akan menampilkan aneka kerajinan tangan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai daerah.
Presiden juga dijadwalkan bertatap muka sekaligus mengikuti lokakarya dengan peserta pameran, terdiri dari pengrajin dan pengusaha UKM se Indonesia. "Pemprov Sulut terus mematangkan persiapan kegiatan dengan lokasi di Manado Convention Center (MCC)," katanya.
(muhamad nasir/ant)

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003