|
Danang Kemayan Jati
Hadiah Ulang Tahun yang Mengubah
Segalanya
Jakarta – Andaikata saat ulangtahunnya yang ke-28 Danang Kemayan
Jati tidak mendapat hadiah stik golf dari istrinya, mungkin ia masih
menekuni olahraga biliar hingga saat ini. Sebab, sejak masih kuliah,
ia dikenal sebagai pebiliar yang disegani. Kemampuannya bermain
biliar sudah sampai tingkat “master” buat ukuran mahasiswa.
Istri danang bukan pegolf. Ia hanya ibu rumah tangga biasa, yang
kadang-kadang tersiksa oleh kecintaan suaminya pada biliar. Sebab,
biliar memungkinkan Danang selalu pulang larut malam dan beraroma
asap rokok pada bajunya.
Suatu ketika, Danang dan istrinya melewati jalan tol yang di
pinggirnya terdapat lapangan golf. Iseng-iseng, Danang menyatakan
keinginannya untuk mencoba bermain golf. Keisengan Danang itu
rupanya ditanggapi serius oleh istrinya. Wujud dari keseriusan sang
istri terbukti ketika Danang berulang tahun ke-28. Sang istri
memberinya kado satu set stik golf. Sejak itu, kehidupan olahraga
Danang berubah drastis. Ia tidak lagi pulang larut malam dengan
aroma asap rokok.
Meskipun demikian, Danang tidak melupakan biliar sepenuhnya.
Setidak-tidaknya, ia belajar sesuatu dari biliar. Yakni, ia belajar
golf secara otodidak, persis seperti yang ia lakukan pada biliar. Ia
mengaku banyak bertanya pada orang-orang yang lebih mengerti golf,
kemudian mempraktikkannya. Tidak terasa, sudah 18 tahun ia menekuni
golf. Karena itu, menjadi sangat wajar ketika ia pernah menikmati
status single handicap. Selain itu, ia juga banyak membaca dan
nonton video golf. Itu dulu, ketika ia masih menjadi jurnalis.
Kini, pria kelahiran Yogyakarta 24 November 1961 itu lebih banyak
duduk di belakang meja. Ia hanya bermain golf pada hari Sabtu dan
Minggu. Handicapnya pun melorot menjadi “dua digit”.
Alumnus IKIP Sanata Dharma ini menjadi salah satu dari enam pegolf
yang akan mewakili Indonesia pada World Golfers Championship di
Afrika Selatan, 17 – 23 November 2006. “Saya tidak punya persiapan
khusus dan saya akan berusaha tampil sebaik mungkin,” katanya.
Ia optimis para pegolf Indonesia dapat berprestasi bagus pada
kejuaraan tersebut karena kejuaraan tersebut dikelompokkan dalam
beberapa kategori handicap. (toto prawoto)
|
|