Senin, 13 November  2006

E K O N O M I    &    B I S N I S

No.  5449

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Penjualan Sepeda Motor 2007 Diprediksi Naik 10 Persen 



Jakarta-Jakarta Motorcycle & Motor Show (JMS) 2006 yang digelar 11-19 November diharapkan mampu menjadi tolok ukur pertumbuhan penjualan sepeda motor dari tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, 4,2 juta unit sepeda motor sudah terjual sampai akhir Oktober 2006.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) Ridwan Gunawan, meski terpaut 900.000 dengan unit yang terjual pada akhir 2005, yakni 5,1 juta, ia optimistis sampai akhir tahun 2006 penjualan sepeda motor akan melebihi tahun 2005.
“Saya sangat optimistis dengan tingkat pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia yang semakin hari semakin bertambah. Apalagi jika didukung kondisi ekonomi yang lebih baik,” katanya.
Menyinggung soal tingkat pertumbuhan penjualan sepeda motor pada tahun 2007, Ridwan optimistis penjualannya akan meningkat setidaknya 10 persen dibanding tahun 2006. Namun ia tidak bersedia memberikan rincian dalam bentuk angka berapa unit sepeda motor yang terjual pada 2007.
Pertambahan 10 persen tingkat penjualan sepeda motor pada tahun 2007, menurut Ridwan sangat dipengaruhi kondisi ekonomi bangsa ini serta pembangunan infrastruktur yang semakin hari semakin membaik.
“Jika tidak ada peristiwa dan kerusuhan yang sifatnya krusial, baik di Jakarta maupun di daerah, saya tetap optimistis penjualan sepeda motor akan meningkat setidaknya 10 persen,” jelasnya.
Ia menambahkan saat ini Indonesia merupakan pasar sekaligus pembuat sepeda motor terbesar ketiga di dunia setelah China dan India. Setiap tahunnya sepeda motor yang mampu diproduksi pabrikan anggota AISI diperkirakan mencapai 5,1 juta unit.
Jumlah itu belum termasuk sepeda motor yang berhasil dijual oleh pabrikan di luar anggota AISI, yakni 300.000 unit per tahun. China dalam setahunnya mampu memproduksi sedikitnya 13 juta unit sepeda motor, sedangkan India 6,7 juta.
“Meski berada di urutan ketiga dari sisi pasar sekaligus pembuat sepeda motor, dari sisi mutu kita tidak kalah dengan China dan India,” tambahnya.
Terkait dengan kepemilikan sepeda motor, menurut Ketua Umum AISI, hingga kini tingkat perbandingannya masih 10 penduduk 1 sepeda motor. Sementara itu di Malaysia dan Thailand perbandingannya 3,5 penduduk 1 sepeda motor.
Menurutnya, saat ini kepemilikan sepeda motor di Indonesia komposisinya adalah 10 penduduk 1 sepeda motor. “Untuk saat ini, saya melihat kebutuhan akan sepeda motor masih sangat tinggi,” ujarnya. (satoto budi/gatot irawan)
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003