|
Murry’s Group
Diharap Lepas dari Bayang-bayang Koes Plus
Jakarta – Sekitar tahun 1970-an, ketika Koes Plus sempat vakum dan
menyatu dengan Nomo Koeswoyo (atau menamakan diri Koes Bers). Saat
itu pula drumer Koes Plus, Murry membentuk band lain bernama Murry’s
Group. Kendati berjalan sendiri, pasar musik ternyata menyambut
hangat lagu-lagu ciptaan Murry. Di samping bermain drum, saat itu
Murry sekaligus berperan sebagai vokalisnya.
Namun pada akhirnya, Koes Bers tidak mampu bertahan lama dan kembali
lagi menjadi Koes Plus. Yang pasti, Koes Plus tetap eksis hingga
kini – meski para personelnya satu persatu mengundurkan diri
sehingga tertinggal Yon Koeswoyo dan Murry ditambah Jack Kashbie dan
Andolin Sibuea. Dalam perjalanannya, Koes Plus pecah lagi lantaran
timbul berbagai hal yang tidak sejalan. Dari situlah Murry
berinisiatif menghidupkan kembali Murry’s Group (Murry, Jack Kasbie,
Andolin dan Warno).
“Tetapi Murry’s Group dan Koes Plus tetap seiring dan sejalan. Tetap
bersaudara, tidak saing-saingan, tidak santet-santetan,” jelas Murry,
saat meluncurkan album Murry’s Group bertajuk Amit-amit Jabang Bayi
di resto-kafe-galeri Bebek Bali, (11/1). “Mas Murry kan identik
dengan Koes Plus, maka sudah sewajarnya lagu-lagu Murry’s Group
mirip dengan Koes Plus,” tambah Andolin.
Tetap Eksis
Murry’s Group yang vokalisnya kini bernama baru, Warno, tetap merasa
optimis masih bisa bersaing di pasar musik. Mereka yakin, musiknya
masih dinantikan para penggemarnya di tanah air. Oleh karena itu,
Murry’s Group belum mau pindah ke jalur musik lain. Namun bukan
berarti mereka tak mampu membuat musik berbeda.
“Terus terang, kami bisa membuat lagu-lagu yang tren saat ini. Akan
tetapi melihat usia dan pasar kita bukan di situ, jadi ya kami tetap
setia di jalur musik kami,” ungkap Andolin.
Hal senada juga diungkapkan produser Erwin Malau dari Eka Records,
“Nama Murry di blantika musik nasional cukup dikenal. Atas dasar
reputasi tersebut, Murry’s Group akan tetap eksis justru karena
tetap mempertahankan warna musiknya.”
Drumer senior Jelly Tobing yang ikut hadir dalam peluncuran
Amit-amit Jabang Bayi, berharap Murry’s Group bisa menambah
perbendaharaan musik Indonesia dan lepas dari bayang-bayang Koes
Plus. Murry’s Group harus punya ciri sendiri. Karena Murry sudah
satu nyawa dengan Koes Plus bersama lagu-lagu ciptaannya. Saya
percaya, Murry bisa diandalkan,” sambungnya.
Easy Listening
Album terbaru Murry’s Group ini menggunakan konsep musik easy
listening. Akan tetapi jika dicermati, ada beberapa lagu yang
mengusung tren sekarang seperti pada lagu “Kunanti Cintamu” dan “Bohong”.
Warno sebagai vokalis baru, mengaku masih merasa seperti mimpi bisa
masuk Murry’s Group. “Koes Plus adalah idola saya. Suatu keajaiban
yang sulit dipercaya, saya kini bisa menyatu dengan para mantan Koes
Plus,” ditambahkannya.
Proses rekaman Murry’s Group berlangsung mulus. Nyaris semua
pemikiran dari setiap personelnya menyatu dengan bagus. Demi menjaga
keutuhan dan kelanggengan Murry’s Group, mereka sepakat akan tetap
menjaga kekompakan. Mereka sadar, hancurnya sebuah grup band tak
lebih karena nilai kekompakan diabaikan.
Akan hal tren pasar, mereka mengaku tak pernah kuatir. Lebih dari
itu, yang membuat mereka yakin adalah janji dari Kapolri Jenderal
Soetanto yang menginstruksikan kepada seluruh Kapolda buat
memberantas pembajakan kaset dan CD mulai awal Desember 2005. Untuk
itu, Murry’s Group mengucapkan terima kasih banyak atas atensi besar
dari Kapolri.(john js)
|
|