I P T E K   &   L I N G K U N G A N

No.  4961

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

  ILMUWAN

Ir. Budi Rahardjo, Msc
Satu-satunya Pakar TI Indonesia?



JAKARTA – “Tidak ada pakar Teknologi Informasi (TI) di Indonesia. Mungkin hanya Budi Rahardjo yang bisa dikatakan pakar TI sesungguhnya,” demikian paparan seorang pengamat TI dalam artikel yang dimuat di Sinar Harapan (SH). Siapa sebenarnya Budi Rahardjo? Untuk komunitas TI, nama dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini sudah tak asing lagi. Nama Budi sudah akrab dengan para peserta seminar TI di Indonesia. Dia begitu kerap diundang sebagai pembicara di pelbagai arena seminar dan diskusi TI.
Dikenal sebagai pakar bidang keamanan jaringan, Budi cukup eksis di dunia nyata maupun maya. Peraih gelas Master dan PhD bidang electric and computer engineering dari University of Manitoba, Kanada, ini terbilang lumayan rajin membuat weblog. Ia juga tekun menulis artikel, materi presentasi serta buku yang berkisar seputar TI dan pendidikan.
Bukan hanya secara teori saja, lelaki pencinta progresif rock dan jazz ini menggeluti TI. Budi paham betul bagaimana mendesain peranti keras seperti radio, juga menguasai bahasa pemrograman peranti lunak. Tentu saja bukan sekadar Windows yang dikuasainya, namun juga sejumlah sistem operasi Open Source seperti Linux. Maka tak heran kalau dalam beberapa seminar Budi mampu mempresentasikan beragam materi, bukan hanya seputar masalah keamanan jaringan, melainkan juga masalah program, peranti keras, pendidikan, bahkan juga e-government.
Budi juga terkenal sebagai penulis buku. Sudah ada dua bukunya yang dipublikasi, yakni Memahami Teknologi Informasi (2004) dan Panduan Menulis Karya Ilmiah (2002). Di luar hobinya membagi pengalaman melalui tulisan di weblog, lelaki berkumis ini juga sibuk beraktivitas sebagai direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri dan Teknologi Informasi ITB. Ia juga salah satu pendiri dan manajer PT Indocisc Management Information System. Interesnya di bidang keamanan jaringan disalurkan melalui jabatannya sebagai direktur bagian teknologi PT Insan Indonesia yang membidangi masalah keamanan dan komunitas dunia maya. Sedangkan minatnya dalam bidang pendidikan dikuatkan dengan eksistensinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada PT Sumber Daya Telematika Indonesia yang memanajemeni hubungan manusia dengan TI serta menginisiasi Program Sekolah 2000. Yang terakhir ini merupakan program pengenalan TI ke berbagai sekolah kejuruan di Indonesia.(mer)
 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003