Jumat, 12 Maret 2005

O L A H R A G A

No.  4947

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

150 Wasit PSSI Masuk Pusdik POM


Jakarta, Sinar Harapan
Sebanyak 150 orang wasit akan menjalani penyegaran di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdik POM) di Cimahi, Bandung, hari ini hingga 15 Maret mendatang.
Penyegaran ini dilakukan menjelang kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2005 yang akan digelar mulai pekan depan. Para wasit yang akan bertugas mendapat penyegaran di bidang pengetahuan, wawasan, dan kemampuan fisik.
Ketua Komisi Wasit PSSI Dodik Wijanarko mengatakan kursus singkat ini perlu dilakukan karena masa libur kompetisi cukup panjang.
Selain itu, komisi wasit juga merasa wajib melakukan seleksi wasit yang layak memimpin pertandingan. Kursus ini tidak hanya ditujukan kepada wasit utama, tapi juga bagi asisten wasit, serta pengawas pertandingan.
”Ini merupakan salah satu upaya kita untuk senantiasa meningkatkan kemampuan para wasit. Penyegaran ini sekaligus untuk menegaskan kembali aturan-aturan yang digunakan dalam pertandingan dan kompetisi,” jelas Dodik di Jakarta, Jumat (11/3) kemarin.
”Sangat bagus kalau sekian banyak wasit dan asisten wasit itu kemampuannya sama-sama bagus, sehingga tidak ada yang harus dicoret,” lanjut pria yang juga menjabat Wakapomdam Jaya itu.
Kursus singkat selama empat hari itu diberikan oleh instruktur wasit FIFA, Nick Ahmad. Menurut Nick, kegiatan penyegaran senantiasa perlu dilakukan untuk meningkatkan ferforma wasit nasional.
Apalagi, wasit nasional masih tak terlepas dari dua kelemahan absolut yaitu di sisi mental dan fisik.segi mental mau pun dari segi fisik.
Wasit sepakbola Indonesia, kata Nick, juga belum sepenuhnya terbebas dari tekanan faktor luar pertandingan, seperti dari penonton.
”Itu membuktikan wasit Indonesia masih belum kuat mentalnya,” kata Nick yang sudah 13 bulan dikontrak PSSI.
Namun, Nick merasa sekarang sudah ada peningkatan mutu wasit yang memimpin kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2005. ”Dari tiga pertandingan yang saya saksikan langsung, hasil pertandingannya memang murni dari akibat permainan yang disajikan kedua tim, bukan karena adanya pengaruh luar,” kata Nick, yang enggan menyebutkan pertandingan apa saja yang disaksikannnya secara langsung.
(loe)


 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003