|
”Yes” Batal Tampil di Jakarta
JAKARTA
– Buat penggemar sejati supergrup Yes pantaslah bersedih. Manajemen
supergrup pengusung prog-rock ini resmi menunda konser mereka di
Jakarta pada 23 September mendatang. Alasan utamanya, faktor
keamanan. Sebagai gantinya, mereka bakal menggelar konser di Perth,
Australia pada waktu yang sama.
”Sebetulnya, penjelasan resmi yang mereka berikan adalah tidak
maunya perusahaan asuransi meng-cover kemungkinan adanya musibah
akibat terorisme, demonstrasi dan perang. Sebenarnya sih kondisi
Indonesia sedang-sedang saja, sampai akhirnya bom JW Marriott dan
pemerintah AS merilis travel warning,” sebut Surjorimba Suroto, fans
berat Yes yang ikut sibuk bikin acara bersama Tom Malik dan promotor
Tommy Pratama.
Kesulitan mereka makin bertambah lantaran semua anggota Yes memang
warga Inggris (kecuali Jon, Alan dan Chris yang dwi-kewarganegaraan
AS dan Inggris), namun manajemennya berbasis di AS. ”Jadilah mereka
sulit untuk memutuskan pergi ke Jakarta, apalagi juga menanggung
keselamatan anggota rombongan lainnya,” sebut Suryo —sapaan akrab
Surjorimba.
Sebelumnya di antara personel Yes juga terjadi pengambilan suara
(voting). Hasilnya, mayoritas menolak untuk pergi ke Indonesia.
Berbagai macam usaha pendekatan pun sudah dilakukan. ”Tommy Pratama,
Tom Malik dan saya sendiri sudah gencar melakukan pendekatan.
Malahan ada beberapa oknum internal manajemen Yes yang ikut bantu,”
tutur Suryo lirih.
Berita pembatalan itu sudah tak bisa diganggu gugat. Dalam situs
resmi mereka, Yesworld (http://www.yesworld.com) sudah membuat
woro-woro penjualan tiket untuk konser di Perth. Kata mereka, ini
sebagai ganti pengobat rindu penggemar di Indonesia. Namun, tetap
saja fans berat di sini tak bisa mengusir kecewa.
Dari Singapura, ada satu lagi tawaran buat fans di sini. Laurietta
Alaabons, promotor di negeri singa itu menawarkan untuk menonton di
Suntec City, Singapore pada 25 Sept 2003. ”Saya menerima e-mail-nya
yang menyatakan rasa berduka dan simpatinya terhadap pembatalan
konser Jakarta. Dia mengajak para fans Indonesia untuk menonton
konser Singapura dan menghadiri acara after show bersama anggota
band,” cerita Suryo. (bay)
|
|