Sabtu, 06 September 2003

S E N I   &   H I B U R A N

No.  4502

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Uang & Efek
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Promarketing
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

”Yes” Batal Tampil di Jakarta
 

JAKARTA – Buat penggemar sejati supergrup Yes pantaslah bersedih. Manajemen supergrup pengusung prog-rock ini resmi menunda konser mereka di Jakarta pada 23 September mendatang. Alasan utamanya, faktor keamanan. Sebagai gantinya, mereka bakal menggelar konser di Perth, Australia pada waktu yang sama.
”Sebetulnya, penjelasan resmi yang mereka berikan adalah tidak maunya perusahaan asuransi meng-cover kemungkinan adanya musibah akibat terorisme, demonstrasi dan perang. Sebenarnya sih kondisi Indonesia sedang-sedang saja, sampai akhirnya bom JW Marriott dan pemerintah AS merilis travel warning,” sebut Surjorimba Suroto, fans berat Yes yang ikut sibuk bikin acara bersama Tom Malik dan promotor Tommy Pratama.
Kesulitan mereka makin bertambah lantaran semua anggota Yes memang warga Inggris (kecuali Jon, Alan dan Chris yang dwi-kewarganegaraan AS dan Inggris), namun manajemennya berbasis di AS. ”Jadilah mereka sulit untuk memutuskan pergi ke Jakarta, apalagi juga menanggung keselamatan anggota rombongan lainnya,” sebut Suryo —sapaan akrab Surjorimba.
Sebelumnya di antara personel Yes juga terjadi pengambilan suara (voting). Hasilnya, mayoritas menolak untuk pergi ke Indonesia. Berbagai macam usaha pendekatan pun sudah dilakukan. ”Tommy Pratama, Tom Malik dan saya sendiri sudah gencar melakukan pendekatan. Malahan ada beberapa oknum internal manajemen Yes yang ikut bantu,” tutur Suryo lirih.
Berita pembatalan itu sudah tak bisa diganggu gugat. Dalam situs resmi mereka, Yesworld (http://www.yesworld.com) sudah membuat woro-woro penjualan tiket untuk konser di Perth. Kata mereka, ini sebagai ganti pengobat rindu penggemar di Indonesia. Namun, tetap saja fans berat di sini tak bisa mengusir kecewa.
Dari Singapura, ada satu lagi tawaran buat fans di sini. Laurietta Alaabons, promotor di negeri singa itu menawarkan untuk menonton di Suntec City, Singapore pada 25 Sept 2003. ”Saya menerima e-mail-nya yang menyatakan rasa berduka dan simpatinya terhadap pembatalan konser Jakarta. Dia mengajak para fans Indonesia untuk menonton konser Singapura dan menghadiri acara after show bersama anggota band,” cerita Suryo. (bay)

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2003