|
ANTARNUSA
Mogok Makan Tolak Operasional PT TPL
MEDAN — Dua puluh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Suara Rakyat (Asura) melakukan aksi mogok makan di halaman kantor DPRD Sumut, Senin (24/3).
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap pengoperasion kembali PT Inti Indorayon Utama –kini berubah nama menjadi PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Mereka menuntut pemerintah segeramenghentikan dan menutup operasional Indorayon. Menurut salah seorang mahasiswa Golap Silaban (23), reoperasional
pabrik tersebut telah menyebabkan berbagai tindak kekerasan yang dialami warga. Selain itu, katanya, warga menganggap keberadaan Indorayon tak ramah
lingkungan.
Anggota Komisi I DPRD Sumut, Victor M Simamora yang menangani persoalan Indorayon mengaku bingung menyelesaikan persoalan pro kontra reoperasional
Indorayon tersebut. Sebab berbagai cara telah ditempuh, tetapi tidak pernah tertuntaskan. (dal)
Pedagang Kembali ke Pasar Besar Malang
MALANG — Pemerintah Kota Malang akhirnya mengizinkan 4.426 pedagang kembali berjualan di Pasar Besar Malang. Izin itu diberikan setelah hasil
pemeriksaan konstruksi bangunan pasar ternyata kondisi pasar terbesar di Kota Malang itu dalam keadaan baik dan masih layak dipergunakan.
Sebenarnya, desakan agar pedagang bisa berjualan kembali di
pasar yang terbakar 3 Maret lalu, berulang kali
dilayangkan. Namun Pemkot menolaknya karena masih harus dilakukan uji konstruksi untuk mengetahui layak tidaknya bangunan PBM itu dimanfaatkan
kembali.
Di sisi lain, Pemkot Malang segera mengatur pertemuan pihak Matahari Departemen Store dengan PT Satrya Fortunasetia (SF) yang mengelola gedung
pasar. Sebab, keduanya masih terikat kontrak yang berakhir tahun 2011. (eka)
Jalinsum Putus Total, Antrean Mobil 30 Km
PALEMBANG — Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang-Jambi putus total selama empat hari sejak Jumat (21/3) hingga Senin (24/3). Akibatnya,
antrean panjang kendaraan baik truk, bus, maupun pribadi yang terjebak kemacetan mencapai 30 km.
Titik kerusakan terdapat di Km 197, Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Ruas jalan itu hancur
berlubang-lubang dan menjebak kendaraan yang melewatinya.
Pengamatan SH yang juga terjebak kemacetan, dua truk Fuso terkurung lumpur selain satu truk pengangkut kopi terbalik di Tebing Es, sekitar ? km dari
Desa Telang. Akibatnya, sejak Jumat (21/3) kendaraan lain dari dua arah tidak bisa melintas dan macet sepanjang sekitar 30 km.
Baru Senin, salah satu truk yang terbenam lumpur bisa ditarik keluar. Dan, lalu lintas pun berangsur-angsur lancar. Namun karena antrean kendaraan
sudah cukup panjang, hingga tadi malam antrean tak kunjung habis (sir)
|
|