Selasa, 9 Juli 2002

N A S I O N A L

No.  4156

 
Halaman Utama
Tajuk Rencana
Nasional
Ekonomi
Jabotabek
Nusantara
Luar Negeri
Olah Raga
Iptek
Hiburan
Feature
Mandiri
Ritel
Hobi
Wisata
Eureka
Kesehatan
Cafe & Resto
Hotel & Resor
Asuransi
Otomotif
Properti
Budaya
CEO
Opini
Foto
Karikatur
Komentar Anda
Tentang SH

 

Mencengangkan, Angka Seks Pranikah Pelajar dan Mahasiswa

Purbalingga, Sinar Harapan
Pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha SpOg, mengaku tercengang dengan sebuah penelitian yang menyuguhkan data 6 - 20% anak SMU dan mahasiswa di Jakarta pernah melakukan hubungan seks pranikah. Lebih mengagetkan lagi, survei yang dilakukan terhadap mahasiswa kedokteran di sebuah universitas swasta menyatakan, 35% dari mereka sepakat adanya seks pranikah.
Kontan, pernyataan dr Boyke itu membuat peserta seminar Pornografi, Biologi Reproduksi dan Perilaku Seks Remaja di Gedung Korpri Purbalingga, Minggu (7/7) yang kebanyakan remaja terdiam. ”Jadi saya minta supaya remaja terutama yang perempuan berhati-hati terhadap seks bebas,” katanya.
Dia mengungkapkan, cinta dan seks adalah satu masalah terbesar ketika manusia menginjak usia remaja. Persoalan yang muncul adalah kehamilan remaja, aborsi, terputusnya sekolah, perkawinan usia muda, perceraian, pe-nyakit kelamin dan penyalahgunaan obat. Itu semua, kata dr Boyke, merupakan dampak negatif dari petulangan cinta dan seks yang menyimpang ketika remaja.
Dia meminta supaya remaja khususnya perempuan tidak terjebak dalam perilaku seks menyimpang. Untuk itu, seorang remaja putri harus berani ngomong ”tidak!” kepada pacarnya jika si pacar menghendaki aktivitas pacaran melebihi batas. ”Permintaan berhubungan seks dengan kedok bukti cinta jangan pernah dipenuhi, karena yang paling rugi adalah perempuan. Ingat, perempuan kehilangan keperawanannya, seumur hidup ia akan menderita. Kalau si-cowok tetap memaksa, si cewek harus berani mengatakan goodbye alias putus,” ujarnya.
Meski di kota kecil, ternyata para remaja yang hadir juga tidak segan-segan mengajukan pertanyaan yang cukup sensitif. Boyke menjelaskan, ”Saya punya delapan orang pasien yang hamil tetapi keperawanannya masih utuh. Jadi, bagi remaja putri harus berhati-hati. Jangan mau kalau dirayu kekasihnya untuk membuktikan cintanya dengan cara seperti ini,” tuturnya. (lid)

 

 

 

 

Copyright © Sinar Harapan 2002